Bacakan puisi Gus Mus dan Soekarno, Ketua TMP Jabar : Saya kader Nasionalis dan Banser

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 28 Mei 2023 | 09:42 WIB
Ketua TMP Jabar Niko Rinaldo bacakan puisi Gus Mus dan Soekarno dalam gelaran Ngaji Sastra pada Sabtu 27 Mei 2023
Ketua TMP Jabar Niko Rinaldo bacakan puisi Gus Mus dan Soekarno dalam gelaran Ngaji Sastra pada Sabtu 27 Mei 2023

GENMILENIAL.ID - Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Jawa Barat Niko Rinaldo bacakan puisi Gus Mus dan Soekarno pada gelaran Ngaji Puisi Part 1 di Malabar Space pada Sabtu malam 27 Mei 2023.

"Saya berada dalam satu partai nasionalis, dimana idola saya adalah Bung Karno, tetapi selain kader Nasionalis, sebagai kader PDI Perjuangan, saya juga ditempa, dibina sebagai kadernya Banser NU," kata Niko Rinaldo.

Menurut Niko, Dua karya besar sastra puisi yang dibacakan, pertama Aku harus bagaimana karya Gus Mus dan kedua Dedication of Life karya Bung Karno menjadi sumber besar ide dari setiap langkah perjuangan politiknya hari ini.

"Itu menjadi suatu ide, menjadi suatu spirit, perjuangan dalam kontek langkah perjuangan hari ini, di beberapa waktu kebelakang dan yang akan datang," ucapnya.

Baca Juga: Gowes Bareng DPRD Subang, anggota DPR RI Farah Puteri Nahlia sumbang 2 Motor untuk hadiah utama

Sebagai politisi muda Kabupaten Subang, Niko Rinaldo juga mencermati soal tumbuh kembangnya kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Subang yang hanya terjebak pada projek-projek bangunan fisik gedung kebudayaan.

"Yang dibutuhkan adalah aktivity manusianya, bukan hanya sekedar monumen-monumen yang dibangun tetapi aktivitas keberlanjutan, sehingga kesadaran kulturalnya bisa terbangun," ucap Niko.

"Sastra bisa tumbuh, seniman bisa tetap tumbuh, kebudayaan bisa tumbuh, fasilitasnya bagus tetapi aktifitas keberlanjutan itu penting," tambahnya.

Terkait gelaran Ngaji Sastra Part 1 yang diselenggarakan oleh Lesbumi dan AMK Kabupaten Subang, Niko pun menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi gelaran tersebut.

Baca Juga: Rakor GTRA, disamping aset, masyarakat di daerah TORA akan diberikan akses permodalan

"Ini terus berlanjut, dan bisa melibatkan semua stakeholder, sehingga sastra sendiri bukan hanya menjadi ruang terpisah bagi penikmatnya, tapi ini juga menjadi suatu hal yang menjadi satu kesatuan," kata Niko

Disamping itu, Niko juga berharap bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bisa menginvetalisir aktivitas-aktivitas produktif dibidang apapun. 

"Pelaku dibidang apapun, tidak berhenti pada soal perhatian soal anggaran, tapi bagaimana wile, kebijakan. Sehingga pertemuan, pelaku-pelaku kebijakan itu, pemegang kepentingan-kepentingan itu, akhirnya aspirasinya bisa didengar, kebutuhan prioritas substansinya juga bisa di follup," ucapnya. 

Kata Niko, itulah yang menjadi harapan dalam setiap pertemuan yang ia lakukan dengan masyarakat, disemua segmen termasuk dalam gelaran Ngaji Sastra Part 1 yang digelar Lesbumi dan AMK Kabupaten Subang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X