Upaya tersebut sempat membuka titik terang. Tak lama setelah unggahan beredar, YTR tiba-tiba menghubungi kakaknya.
Baca Juga: Usia 5 tahun, Chaira Khalifani Yahya asal Subang sabet 2 gelar di Miss Friendship Indonesia 2026
Korban sempat marah dan minta tak dicari
Alih-alih meminta pertolongan, YTR justru meluapkan kemarahannya kepada keluarga.
Ia meminta agar unggahan pencarian tersebut dihapus dan menegaskan bahwa dirinya tidak ingin dicari.
Melanie menyebut, saat itu korban berdalih telah mengakhiri hubungannya dengan TH. Ia juga menegaskan dirinya sudah dewasa dan mampu mengambil keputusan sendiri.
“YTR nelpon marah-marah, bilang ‘saya nggak mau dicari, hapus postingannya’,” kata Melanie.
Mendengar hal itu, keluarga sempat meminta YTR untuk pulang ke rumah. Namun korban menolak. Bahkan, setelah unggahan dihapus, akses komunikasi keluarga justru diblokir.
Kondisi tersebut membuat keluarga kehilangan jejak dan hanya bisa berharap korban akan kembali suatu saat nanti.
Ancaman hingga dugaan tekanan dari pelaku
Melanie juga mengungkap bahwa keluarga sempat berniat melaporkan kehilangan YTR ke pihak kepolisian. Namun niat tersebut urung dilakukan setelah korban memberikan respons yang mengejutkan.
Saat itu, YTR justru mengancam tidak akan pulang selamanya jika keluarga nekat melapor ke polisi. Hal tersebut membuat keluarga merasa khawatir dan memilih menahan diri.
Di sisi lain, fakta lain yang terungkap dari rekan kerja korban semakin menguatkan dugaan adanya tekanan dari pelaku. Sebelum menghilang, YTR disebut sempat menangis di kamar mandi kantor.