GENMILENIAL.ID — Kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota Polrestabes Medan, menjadi sorotan publik setelah muncul perbedaan keterangan antara pihak kepolisian dan keluarga.
Polisi menyatakan bahwa Winda meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya, Bripka IH.
Namun, pihak keluarga justru mengungkap adanya sejumlah kejanggalan pada kondisi jenazah korban.
Baca Juga: Dijambak dan ditampar, polisi ungkap fakta 2 video bullying remaja putri di Cilacap yang viral
Menurut kepolisian, peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di dalam kamar mandi dan diduga mengambil senjata api jenis revolver milik Bripka IH dari dalam tas.
“Motif bunuh diri ini pada saat ditinggalkan di kamar tersebut, faktanya bahwa korban berada di dalam kamar mandi dengan mengambil senjata api jenis revolver milik Bripka IH,” ujar Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kepada awak media, Selasa 4 Agustus 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pelaporan kepada pihak kepolisian berlangsung dalam waktu yang masih tergolong wajar setelah kejadian.
“Itu berjalan normal. Proses penyidikan yang kami lakukan, itu terjadi di jam 3 dan dilaporkan ke kami itu tidak lama,” katanya.
Polisi menyebut saat tiba di lokasi, senjata api yang digunakan sudah berada di luar kamar mandi karena sempat dipindahkan oleh Bripka IH.
Lebih lanjut, hasil otopsi yang dilakukan disebut tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan selain luka tembak di bagian kepala.
“Tidak ada bekas-bekas kekerasan atau bekas apapun, benda tumpul, benda tajam yang melukai korban. Hanya ada satu luka tembak di bagian kepala,” tegas Calvijn.
Keluarga temukan luka lain di tubuh korban
Di sisi lain, pihak keluarga memiliki pandangan berbeda. Mereka mengaku menemukan sejumlah luka lebam dan goresan pada tubuh Winda saat jenazah tiba di rumah duka.
Artikel Terkait
Mayat pria bersimbah darah ditemukan di perkebunan Wantilan Subang, polisi duga korban pembunuhan berencana
Terungkap motif pembunuhan konsultan asal Klaten di Subang, pelaku sakit hati dan faktor ekonomi
Apresiasi DPRD Subang atas pengungkapan pembunuhan Wantilan, minta keamanan Dapil III diperkuat
Terduga pelaku pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi ditangkap polisi
Pembunuhan di kafe Pantura Subang terungkap, motif ditolak hubungan intim
Kasat Reskrim: Pembunuhan di kafe Subang terjadi saat Lebaran, pelaku tak mabuk
Perampokan disertai pembunuhan di Sragen, siswi SD ditemukan tewas dengan luka senjata tajam