Sejoli di Bandung terseret isu KDRT, video CCTV diduga rekam aksi kekerasan hingga permintaan maaf pelaku

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 25 Februari 2026 | 19:44 WIB
Menyoroti viralnya kasus aniaya pasangan sejoli yang terekam kamera CCTV di Bandung (Instagram.com/@thepaparock)
Menyoroti viralnya kasus aniaya pasangan sejoli yang terekam kamera CCTV di Bandung (Instagram.com/@thepaparock)

GENMILENIAL.ID — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video CCTV yang memperlihatkan dugaan tindak kekerasan terhadap seorang perempuan oleh pria yang disebut sebagai kekasihnya di Bandung, Jawa Barat.

Video tersebut diunggah akun Instagram @thepaparock pada Rabu, 25 Februari 2026, dan langsung menuai reaksi keras dari warganet.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria berpakaian hitam diduga menendang seorang perempuan hingga tersungkur di teras sebuah rumah.

Peristiwa dalam rekaman itu disebut terjadi pada 14 Februari 2026 sekitar pukul 21.53 WIB.

Baca Juga: Truk tangki BBM terguling dan melintang di Tol Cipali KM 95, sopir diduga mengantuk

Korban yang belakangan diketahui berinisial JC tampak terkapar usai menerima tendangan dari pria berinisial NT.

Situasi disebut kembali memanas sekitar pukul 23.07 WIB ketika keduanya terlibat cekcok.

Korban teriak minta tolong

Dalam potongan video yang viral, terdengar teriakan minta tolong dari korban.

Suasana semakin mencekam ketika perempuan tersebut menangis histeris dan diduga kembali mendapatkan perlakuan kasar.

Baca Juga: Tol akses Cipali–Patimban ditarget rampung April 2027, Kang Rey tekankan dampak ekonomi dan keterlibatan BUMD

“Tolong, tolong, tolong,” terdengar suara perempuan dalam rekaman yang beredar luas di media sosial.

Warganet mengecam keras dugaan tindakan kekerasan tersebut. 

“Beraninya sama cewek, kalau ketemu coba info-info, mau saya nasehatin baik-baik,” tulis pengunggah dalam unggahan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X