Sikap bungkam tersebut menambah perhatian publik terhadap proses hukum yang tengah berjalan, terutama karena sebelumnya keberadaan Silmy sempat tidak diketahui.
Sebelumnya sempat dicari KPK
Sebelum akhirnya menyerahkan diri, KPK diketahui tengah melakukan pencarian terhadap Silmy Karim.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, usai pelaksanaan OTT pada Selasa, 2 Juni 2026.
“Saat ini, tim masih terus melakukan pencarian terhadap saudara SK yang merupakan Dirjen Imigrasi periode 2023-2024,” ujar Budi kepada awak media.
Ia juga mengimbau agar pihak-pihak yang terkait bersikap kooperatif guna mempermudah proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
OTT imigrasi Jakarta Barat dan barang bukti
Dalam OTT yang dilakukan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat, KPK mengamankan total 17 orang.
Dari jumlah tersebut, 8 orang merupakan aparatur sipil negara (ASN), sementara 9 lainnya berasal dari pihak swasta.
Penindakan dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Jawa Barat, hingga Bali. Bahkan, dua orang dari pihak swasta diamankan di wilayah Bali, sementara seorang pejabat penyelenggara negara diamankan di Jawa Barat.
Baca Juga: Deret kontroversi Dadan Hindayana selama jadi kepala BGN usai kini ditetapkan jadi tersangka korupsi
Selain itu, KPK juga mengamankan berbagai barang bukti berupa 7 mobil, 15 sepeda motor, 11 sepeda, 6 sepeda gunung, 4 sepeda Brompton, serta ratusan gram logam mulia.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dalam pengurusan dokumen izin tinggal bagi warga negara asing, seperti Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).