GENMILENIAL.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik suap proyek yang menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 11 Maret 2026, Direktur Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu memaparkan sejumlah barang bukti serta kronologi dugaan suap yang berkaitan dengan proyek pembangunan di Kabupaten Rejang Lebong.
Fikri Thobari ditetapkan sebagai tersangka penerima suap yang diduga berasal dari sejumlah kontraktor terkait pengaturan proyek pemerintah daerah tahun anggaran 2026.
Baca Juga: Viral eks akuntan SPPG Sukabumi bongkar dugaan mark up pengadaan beras program MBG
KPK menyebut praktik tersebut berkaitan dengan penyerahan awal fee proyek atau yang dikenal dengan istilah ijon proyek.
Selain Fikri, kasus ini juga menyeret Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong Hary Eko Purnomo serta seorang pihak swasta bernama Daditama yang disebut sebagai orang kepercayaan bupati.
Ketiganya diduga berperan dalam mengatur pemenangan proyek bagi kontraktor tertentu.
Dugaan fee proyek Rp980 juta
Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa kontraktor yang ditunjuk sebagai pemenang proyek diduga diminta memberikan sejumlah fee sebagai imbalan.
Baca Juga: Polisi bongkar jaringan curanmor Subang, 9 pelaku ditangkap dan 21 motor curian disita
“Setelah adanya penunjukan langsung tersebut, diduga terjadi penyerahan awal atas fee atau ijon,” ujar Asep dalam konferensi pers.
Menurutnya, uang tersebut diserahkan oleh beberapa rekanan kepada Fikri Thobari melalui perantara.
“Berupa uang dari ketiga rekanan kepada MFT melalui para perantara dengan total mencapai Rp980 juta,” jelasnya.
Dugaan ini menjadi salah satu bukti awal yang ditemukan penyidik dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Artikel Terkait
KPK periksa Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai OTT kasus mutasi jabatan, 13 orang termasuk adiknya diamankan
OTT oknum LSM peras kades, Polres Subang bongkar modus intimidasi anggaran desa
Selain tetapkan 4 tersangka, KPK tunjukkan uang Rp2,6 miliar hasil OTT Bupati Pati Sudewo
IPK Indonesia anjlok ke 34, Mahfud MD: Investor butuh kepastian hukum, KPK dinilai melemah
Laporan lahan kompensasi PT BSI di Bondowoso mandek, Jack Center desak KPK tuntaskan kasus
KPK bongkar dugaan aliran Rp46 miliar dalam kasus outsourcing Pemkab Pekalongan yang jerat Bupati Fadia Arafiq
Sinyal merah tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi, KPK selidiki dugaan rasuah perizinan