news

Terpeleset saat sesi foto, santriwati ponpes Banyumas meninggal dunia di Curug Kanesia Baturraden

Rabu, 13 Mei 2026 | 15:37 WIB
Evakuasi korban tenggelam di Curug Kanesia, Baturraden (Instagram/setiaji_heroestianto)

Namun, derasnya arus air serta kondisi kolam yang cukup dalam membuat proses evakuasi menjadi sulit.

Tim SAR bersama Basarnas kemudian turun tangan untuk melakukan pencarian secara intensif.

Sekitar pukul 10.15 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan di dalam kolam dan segera diangkat ke permukaan.

Baca Juga: Promedia Group gelar diskusi bersama TikTok Indonesia, bahas community guidelines bagi media dan jurnalis di era konten digital

“Debit air sebenarnya normal, tetapi arus di bawah air terjun cukup deras. Posisi korban berada di bawah batu dan dekat dengan titik jatuhnya air,” jelas Imam, relawan SAR Banyumas.

Ia juga menyebutkan bahwa korban berada di dalam air selama kurang lebih satu jam, dengan kedalaman kolam mencapai sekitar 7 meter.

Imbauan untuk wisatawan

Insiden ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk lebih berhati-hati saat berada di area wisata alam, khususnya air terjun.

Tim SAR mengimbau agar pengunjung selalu waspada, karena meskipun permukaan air terlihat tenang, beberapa titik memiliki kedalaman yang berbahaya.

Baca Juga: Geger rumah bidan di Sleman jadi tempat penitipan 11 bayi, polisi ungkap mayoritas lahir di luar nikah

Selain itu, pengawasan terhadap peserta kegiatan, terutama pelajar, juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Video evakuasi sempat viral

Peristiwa ini juga sempat viral di media sosial. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat tim SAR membawa kantong jenazah dari lokasi curug setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

“Alhamdulillah korban ditemukan. Korban tenggelam di Curug Kanesia,” terdengar suara dalam rekaman video yang beredar.***

Halaman:

Tags

Terkini