GENMILENIAL.ID - Kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) yang terjatuh dari lantai 4 gedung kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, menjadi sorotan publik.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 22 April 2026 itu mengakibatkan satu korban berinisial D (15 tahun) meninggal dunia, sementara satu lainnya, R (30 tahun), selamat dengan luka patah tulang.
Duka mendalam kini menyelimuti keluarga korban D setelah jenazah dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Ngroto, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu, 26 April 2026.
Dalam unggahan Instagram @batang_info, suasana haru pecah saat keluarga melihat jenazah untuk terakhir kalinya sebelum dimakamkan.
Baca Juga: Belum kantongi izin, galian tanah merah di Subang disetop aparat, alat berat ikut diamankan
"Jenazah dibawa ke rumah dulu, agar keluarga bisa melihat wajah terakhir almarhumah," ujar seorang warga.
"Setelah itu akan disalatkan di masjid, lalu dimakamkan," lanjutnya.
Keluarga soroti kejanggalan
Di tengah suasana duka, pihak keluarga mengaku belum sepenuhnya menerima kronologi kejadian yang disampaikan.
Mereka menilai ada sejumlah kejanggalan dalam insiden jatuhnya korban dari lantai 4 tersebut.
Keluarga pun mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara transparan dan menyeluruh.
Diduga lompat karena tak betah
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menyampaikan bahwa korban selamat mengalami patah tangan.
Artikel Terkait
Garuda belum jatuh: Dua skenario Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026, Kluivert Cs diminta muhasabah diri
Berkali jatuh di lubang sama, Ammar Zoni diduga kendalikan jual beli sabu dan ganja sintetis dari Rutan Salemba
Mahasiswa UNM tewas jatuh dari jembatan kembar Gowa, ditemukan setelah 18 jam pencarian
Viral jalan di Sangatta Utara dipenuhi kerikil, siswa SMAN 2 jatuh hingga warganet curhat
Hasil sidang isbat Kemenag: Pemerintah tetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh Kamis 19 Februari 2026
Helikopter PK-CFX jatuh di Sekadau, 8 orang tewas dievakuasi dari medan terjal
Helikopter PK-CFX jatuh di perbukitan Kalbar, 8 orang tewas usai evakuasi dramatis semalaman