Namun, derasnya arus air serta kondisi kolam yang cukup dalam membuat proses evakuasi menjadi sulit.
Tim SAR bersama Basarnas kemudian turun tangan untuk melakukan pencarian secara intensif.
Sekitar pukul 10.15 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan di dalam kolam dan segera diangkat ke permukaan.
“Debit air sebenarnya normal, tetapi arus di bawah air terjun cukup deras. Posisi korban berada di bawah batu dan dekat dengan titik jatuhnya air,” jelas Imam, relawan SAR Banyumas.
Ia juga menyebutkan bahwa korban berada di dalam air selama kurang lebih satu jam, dengan kedalaman kolam mencapai sekitar 7 meter.
Imbauan untuk wisatawan
Insiden ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk lebih berhati-hati saat berada di area wisata alam, khususnya air terjun.
Tim SAR mengimbau agar pengunjung selalu waspada, karena meskipun permukaan air terlihat tenang, beberapa titik memiliki kedalaman yang berbahaya.
Selain itu, pengawasan terhadap peserta kegiatan, terutama pelajar, juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Video evakuasi sempat viral
Peristiwa ini juga sempat viral di media sosial. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat tim SAR membawa kantong jenazah dari lokasi curug setelah proses evakuasi selesai dilakukan.
“Alhamdulillah korban ditemukan. Korban tenggelam di Curug Kanesia,” terdengar suara dalam rekaman video yang beredar.***
Artikel Terkait
Tak ada korban jiwa, mobil Camat Pantan Cuaca di Gayo Lues jatuh dan terseret arus Sungai Kala Tripe
Viral jalan di Sangatta Utara dipenuhi kerikil, siswa SMAN 2 jatuh hingga warganet curhat
Hasil sidang isbat Kemenag: Pemerintah tetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh Kamis 19 Februari 2026
Helikopter PK-CFX jatuh di Sekadau, 8 orang tewas dievakuasi dari medan terjal
Helikopter PK-CFX jatuh di perbukitan Kalbar, 8 orang tewas usai evakuasi dramatis semalaman
PRT tewas jatuh dari lantai 4 di Benhil, keluarga soroti kejanggalan dan desak usut tuntas
Pria asal Madiun tewas jatuh dari lantai 20 hotel di Surabaya, polisi dalami penyebabnya