Bahlil soal harga BBM nonsubsidi Juli 2026: Kita lihat nanti, harus fair dong!

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 1 Juli 2026 | 21:01 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia buka suara mengenai harga BBM nonsubsidi untuk bulan Juli 2026 (Unsplash/aldrinrachmanpradana)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia buka suara mengenai harga BBM nonsubsidi untuk bulan Juli 2026 (Unsplash/aldrinrachmanpradana)

GENMILENIAL.ID — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya buka suara terkait peluang penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi pada Juli 2026.

Di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia, Bahlil meminta publik untuk menunggu keputusan resmi pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat ditemui di kompleks Gedung DPR RI, Senin, 29 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa kebijakan harga BBM nonsubsidi tidak bisa dilepaskan dari dinamika global, termasuk harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Pemilih pemula dominasi, data pemilih Subang naik jadi 1,24 juta

Harga BBM ikuti mekanisme global

Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi sepenuhnya mengikuti pergerakan harga minyak dunia serta kurs mata uang.

Oleh karena itu, perubahan harga tidak bisa dilakukan secara instan tanpa mempertimbangkan berbagai faktor.

“Kita lihat aja nanti,” ujar Bahlil singkat saat ditanya kemungkinan penurunan harga BBM pada Juli 2026.

Menurutnya, pemerintah tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan agar kebijakan yang dihasilkan tetap adil bagi semua pihak, baik masyarakat maupun pelaku usaha.

Baca Juga: Bupati Subang dorong Polri makin profesional dan terpercaya di usia ke-80 Bhayangkara

Bahlil singgung sikap publik

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menyinggung respons publik yang dinilainya kurang seimbang dalam menyikapi kebijakan harga BBM.

Ia mengingatkan bahwa saat harga minyak dunia melonjak, pemerintah tidak serta-merta menaikkan harga BBM nonsubsidi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X