GENMILENIAL.ID — Kasus meninggalnya dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha terus menyita perhatian publik.
Terbaru, dokter spesialis toksinologi ular berbisa, Tri Maharani, mengungkap fakta baru terkait kondisi mendiang sebelum meninggal dunia.
Melalui keterangan yang disampaikan di media sosial hingga wawancara, dokter Tri memastikan bahwa dokter Icha telah menjalankan prosedur medis sesuai standar operasional (SOP) saat menangani pasien gigitan ular.
Baca Juga: Bahlil soal harga BBM nonsubsidi Juli 2026: Kita lihat nanti, harus fair dong!
Pengakuan ahli: Dokter Icha sudah sesuai SOP
Dokter Tri Maharani menegaskan bahwa kasus yang ditangani dokter Icha tidak memerlukan pemberian antibisa atau antivenom.
Hal tersebut berdasarkan hasil konsultasi yang dilakukan sebelumnya.
“Kasus gigitan ular itu sudah dikonsulkan pada saya dan tidak membutuhkan antibisa karena fase lokal,” tulisnya melalui akun Threads @maharani234, dikutip Selasa, 30 Juni 2026.
Ia juga memastikan bahwa seluruh arahan medis yang diberikan telah dijalankan dengan baik oleh dokter Icha.
Baca Juga: Pemilih pemula dominasi, data pemilih Subang naik jadi 1,24 juta
“Saya dikonsuli dan dokter Icha sudah menjalankan semua advise saya dengan benar dan tepat,” lanjutnya.
Ditelepon berulang kali dalam kondisi tertekan
Fakta lain yang terungkap adalah upaya dokter Icha yang berulang kali menghubungi dokter Tri pada 13 Juni 2026.
Saat itu, dokter Tri mengaku menerima tiga hingga empat panggilan telepon dari mendiang.
Artikel Terkait
Usai kasus dr. Myta, Kemenkes ubah aturan dokter internship: Jam kerja 40 jam hingga standar baru remunerasi
Pengakuan penonton konser F4 Jakarta kena campak, dokter ingatkan penularan di venue
Berkas perkara lengkap, polisi pastikan penangkapan Roy Suryo dan dokter Tifa sesuai ketentuan hukum
Ada tim dokter khusus untuk tangani pemulihan YTR, dari bedah plastik hingga gizi
Dokter Icha meninggal dunia, diduga alami depresi usai diintimidasi anggota DPRD TTU
Dokter konsulen pastikan dokter Icha bekerja dengan tepat, ungkap alasan pasien keluarga anggota DPRD TTU tak perlu antibisa
Mengapa kasus dr. Icha menjadi sorotan nasional? Ini kronologi dugaan intimidasi hingga investigasi polisi