“Mereka juga akan menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa yang lebih beringas bisa bergabung atau memicu kemarahan massa lainnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Tragis! Mobil rombongan pengantar haji tertabrak KA Argo Bromo di Grobogan, 4 tewas dan 5 terluka
Polisi lakukan pencegahan kerusuhan
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa langkah pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan memastikan aksi berjalan sesuai aturan.
Iman menyebut, pihaknya melakukan langkah preemtif, preventif, hingga represif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Dalam rangka menjaga marwah demokrasi dan menjamin hak penyampaian pendapat di muka umum agar dapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami asal-usul uang tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain di balik dugaan mobilisasi massa dalam aksi buruh tersebut.***