Ia kemudian mengecek tas yang dibawa anak tersebut.
Baca Juga: Viral dugaan perpeloncoan PMI di Jepang, junior diminta makan natto di bawah tekanan senior
“Tas yang dibawanya dicek ternyata berisi popok dan beberapa pasang pakaian,” ungkapnya.
Karena tidak ada yang mengenali, salah satu warga kemudian menghubungi kepala dusun setempat. Kepala dusun yang datang ke lokasi lalu membawa anak tersebut ke Polsek.
Sempat dibawa ke rumah atas arahan polisi
Dalam unggahan lain, terlihat anak laki-laki berkaos hijau itu sempat berada di rumah pemilik akun dan bermain bersama kedua anaknya.
Ia mengaku berani membawa anak tersebut ke rumah karena mendapat arahan dari pihak kepolisian. Ia juga telah meninggalkan nomor telepon serta alamat rumahnya.
Baca Juga: Ceramah Cak Nun tahun 2012 soal perang Israel vs Iran kembali viral, singgung AS hingga Arab Saudi
“Saya pun membawa anak itu pulang dan tidak lama sesampai di rumah, Pak Polisi menelpon dan meminta agar anak itu dibawa kembali ke Polsek karena keluarganya sudah ada,” jelasnya.
Setelah menerima telepon tersebut, ia segera kembali ke Polsek untuk mengantarkan anak tersebut.
“Kamu senang main di sini nggak? Ayo pergi ke kantor Polisi, sudah ada bunda di sana. Kamu mau pulang, sudah ada bunda di sana,” ucapnya kepada anak itu sebelum berangkat.
Dituduh Penculik di Polsek
Namun, setibanya di Polsek, ia justru menerima perlakuan yang tidak menyenangkan.
Baca Juga: Curhat WNI asal Gresik di Jerman, Evan Haydar cemas negaranya ikut pusaran perang Israel vs Iran
Ia mengaku belum sempat turun dari motor ketika ibu anak tersebut langsung menunjuk-nunjuk dan memarahinya.