GENMILENIAL.ID – Aksi seorang wanita yang membantu seorang anak laki-laki yang diduga terpisah dari orang tuanya di Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.
Niat baiknya justru berujung tudingan sebagai penculik oleh ibu anak tersebut.
Peristiwa itu diunggah oleh akun Instagram @kavellasyairena pada Selasa, 3 Maret 2026. Dalam keterangan videonya, pemilik akun menuliskan kalimat bernada kecewa.
“Kadang sebagian manusia tidak tau cara memanusiakan manusia,” tulisnya.
Baca Juga: Pidato terakhir Ali Khamenei sebelum gugur kembali viral singgung AS menuju kehancuran
Dalam video tersebut terdengar suara pemilik akun bergetar menahan tangis. Ia mengaku dituduh sebagai penculik oleh ibu dari anak laki-laki yang ia temukan.
“Anakku di rumah juga dua, umur 3 tahun sama umur 1 tahun 2 bulan,” ucapnya.
Ia juga menyebut bahwa ibu anak tersebut menunjuk-nunjuk dirinya saat ia mengantarkan kembali sang anak ke kantor polisi.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 2,9 juta kali dan menuai beragam respons dari warganet.
Baca Juga: Agnez Monica pastikan aman di Dubai, tepis isu terjebak imbas konflik Timur Tengah
Ditemukan sendirian di pinggir jalan
Kejadian bermula saat pemilik akun menemukan seorang anak laki-laki berjalan sendirian di Jalan Tanetea, Sulawesi Selatan.
Saat itu, sudah ada sejumlah warga yang berkerumun di sekitar anak tersebut.
Namun, menurut pengakuannya, tidak ada satu pun warga yang mengenali identitas anak itu.
Artikel Terkait
Viral awardee LPDP pamer anak jadi WNA Inggris, suami dipanggil diduga belum tuntaskan pengabdian
Usai polemik ‘Cukup Aku WNI, Anak Jangan’, Arie Kriting soroti nasionalisme hingga dugaan penganiayaan siswa di Maluku
Babak baru polemik awardee LPDP, Tyas dan suami terancam blacklist usai konten ‘Anak Jangan WNI’
Jadi tersangka asusila anak di Belu NTT, Piche Kota Bantah tuduhan: Saya tidak pernah lakukan itu
Tiga bulan pascabanjir Aceh, anak-anak bertahan belajar di ruko dan tenda darurat
Viral korsleting listrik di Bantul, bunga api sempat picu kepanikan warga
Viral dugaan perpeloncoan PMI di Jepang, junior diminta makan natto di bawah tekanan senior