GENMILENIAL.ID — Tiga bulan setelah banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025, kondisi pendidikan di daerah terdampak masih memprihatinkan.
Sejumlah sekolah dilaporkan rusak parah dan tak lagi memungkinkan untuk direnovasi.
Hal tersebut diungkapkan influencer sekaligus relawan bencana Sumatera, Meicy Villia atau yang dikenal sebagai Vilmei, saat kembali mengunjungi lokasi terdampak.
Melalui unggahan Instagram pribadinya pada Minggu, 1 Maret 2026, ia menyoroti kondisi fasilitas pendidikan yang belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga: Viral penerbangan Timur Tengah tertunda usai konflik Israel vs Iran, WNI terjebak di Madinah
“Banyak sekolah yang sudah tidak bisa direnovasi di Aceh,” ujar Vilmei.
Menurutnya, kerusakan akibat banjir bandang tidak hanya menghancurkan bangunan sekolah, tetapi juga merusak berbagai infrastruktur penting lainnya, termasuk akses jalan dan permukiman warga.
Belajar di tengah keterbatasan
Di tengah kondisi tersebut, anak-anak tetap berusaha melanjutkan pendidikan.
Vilmei memperlihatkan bagaimana ruko dan tenda darurat kini difungsikan sebagai ruang belajar sementara.
Baca Juga: Viral sopir bajaj mengamuk di Halte TJ Koridor 2, rusak wiper hingga nyaris lempar tong sampah
“Ini sekolah darurat di Aceh, akhirnya para murid belajar di ruko dan sebagian belajar di tenda sebagai sekolah darurat,” tuturnya.
Situasi ini menggambarkan keterbatasan yang masih dihadapi warga terdampak.
Sejumlah keluarga bahkan dilaporkan masih tinggal di tenda darurat karena rumah mereka hanyut atau rusak berat akibat terjangan banjir.
Artikel Terkait
3 Bulan pascabanjir Aceh Tamiang, warga Desa Sulum bertahan dengan air sungai keruh untuk mandi dan masak
Lubang raksasa di Aceh Tengah makin melebar, jalan alternatif warga ditutup total
Jembatan runtuh diterjang banjir, Luna Maya terenyuh lihat warga Aceh tetap bertahan
Cerita bocah Geudumbak Aceh Utara bertahan di pohon kelapa saat banjir 2025, sehari semalam tanpa makan
Beras nenek pengungsi di Aceh Tamiang hilang dicuri, warganet: Tak punya hati
Warga Aceh di tenda pengungsian hanya ambil satu kotak nasi, viral karena sikap peduli sesama
Perkebunan kopi terancam lubang raksasa, Usman warga Aceh Tengah ikhlas lepas tanah 30 tahun