Viral! Minimarket di Pamekasan dibongkar pakai ekskavator, polisi tunggu laporan resmi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 17:17 WIB
Kondisi bangunan minimarket di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, setelah dibongkar menggunakan ekskavator dalam aksi penolakan pembangunan toko ritel modern (radenmedia.id)
Kondisi bangunan minimarket di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, setelah dibongkar menggunakan ekskavator dalam aksi penolakan pembangunan toko ritel modern (radenmedia.id)

Sejumlah pihak disebut telah berkomunikasi dengan pemerintah dan pihak terkait untuk menyampaikan keberatan mereka.

Baca Juga: Prabowo sudah dikunci Golkar untuk Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?

Massa yang mendatangi lokasi disebut mengatasnamakan kelompok santri, alumni pondok pesantren, dan ulama.

Namun, alasan penolakan serta persoalan perizinan pembangunan perlu merujuk pada keterangan resmi pihak-pihak yang berkepentingan.

Polisi pasang garis polisi di lokasi

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya peristiwa pembongkaran bangunan minimarket tersebut.

Kepolisian telah melakukan upaya pengamanan dan mengimbau massa agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan kerusakan.

Baca Juga: Pekatnya kabut asap selimuti Palangka Raya: Sudah 3 bulan tidak melihat langit biru

Selain itu, polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk menandai area yang berkaitan dengan dugaan perusakan bangunan minimarket.

Pemasangan garis polisi menjadi bagian dari penanganan awal kepolisian terhadap peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.

Proses hukum menunggu laporan resmi

Terkait dugaan perusakan bangunan minimarket di Pamekasan, kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti perkara secara profesional sesuai prosedur apabila terdapat laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan.

Dengan demikian, proses hukum atas peristiwa tersebut masih bergantung pada laporan pihak terkait dan tahapan penanganan yang berlaku.

Baca Juga: Belasan penerbangan di SMB II Palembang delay, buntut kabut asap pekat yang ganggu jarak pandang

Peristiwa pembongkaran yang terekam dalam video belum dengan sendirinya menjadi dasar untuk menyimpulkan kesalahan pihak tertentu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X