Suharyanto menyebut asap karhutla hanya mengganggu penerbangan dari dan menuju dua provinsi tersebut, sedangkan aktivitas harian masyarakat tidak terganggu.
Baca Juga: 495 Prestasi terkurasi Puspresnas, begini cara SMAIT As-Syifa Wanareja kembangkan talenta siswa
“Kami pastikan roda kehidupan masyarakat ini berjalan normal. Jadi lalu lintas, toko-toko, rumah makan dan lain sebagainya juga biasa, Bapak Presiden, tidak ada yang terganggu,” ujar Suharyanto, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 25 September 2026.
“Hanya memang untuk keluar masuk khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat ini yang sedikit terganggu,” imbuhnya.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi konteks munculnya sejumlah unggahan warga yang menyinggung istilah 'aktivitas normal' ketika memperlihatkan kondisi kabut asap di wilayah Kalimantan.
BNPB sebut karhutla akan terus ditangani
Suharyanto juga menyampaikan bahwa upaya pemadaman api akan terus dilakukan. Ia menyebut penanganan karhutla akan dilaksanakan secara maksimal.
Baca Juga: Di balik data dan riset Bapperida, Iwan Syahrul Anwar menemukan ruang lain dalam sastra
“Kami akan terus melaksanakan kegiatan dengan maksimal. Kami yakinkan ini akan berakhir ketika paling cepat pertengahan Oktober 2026 dan paling lambat minggu ketiga November 2026,” tandasnya.
Sementara itu, unggahan di media sosial pada Kamis, 24 September 2026 memperlihatkan situasi kabut asap di Palangka Raya dan Balikpapan.
Sejumlah pengguna media sosial juga mengaitkan kondisi tersebut dengan pernyataan mengenai aktivitas masyarakat yang disebut tetap berjalan normal.
Kondisi kabut asap dan pernyataan tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan di media sosial, terutama melalui unggahan warga yang memperlihatkan situasi di sejumlah wilayah Kalimantan.***
Artikel Terkait
Amukan karhutla terjang Gunung Buthak-Kawinajang di Jatim, 1.000 hektare hangus terbakar
Curhatan warga Barito Utara Kalteng, langit menguning dampak kabut asap karhutla: Ini bukan filter foto
Akses sulit karhutla di Bukit Peramas Taman Nasional Gunung Palung Kalbar: Petugas basahi area sekitar kebakaran, halau api merembet lebih luas
4.987 Warga di Pekanbaru derita ISPA, buruknya kualitas udara imbas asap karhutla jadi penyebabnya
Ramai unggahan warga Kalsel keluhkan kabut asap karhutla makin tebal: Sudah berbulan-bulan hirup asap setiap hari
Karhutla Kalsel meluas, kobaran api menyala di dekat RSJ Sambang Lihum
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA