Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa pembuatan video tersebut telah berlangsung sejak Juli 2026. Jumlahnya disebut mencapai sekitar 20 video.
Anggi mengatakan video yang menjadi bagian dari penyidikan merupakan salah satu dari sekitar 20 video yang telah dibuat oleh kedua pria tersebut.
Baca Juga: Korban kecelakaan KM Virgo 8 di Laut Jawa: 13 Ditemukan tewas, 122 masih hilang
“Ini salah satu dari 20 video yang dibuat,” kata Anggi kepada wartawan, Senin, 22 September 2026.
Polisi menyebut proses pembuatan video berlangsung di sejumlah lokasi, di antaranya Leuwiliang, Jakarta, dan Depok.
Temuan sekitar 20 video tersebut menjadi bagian dari penyidikan untuk mengetahui aktivitas produksi konten yang dilakukan MR dan MA.
Video dijual melalui grup media sosial
Polisi juga mengungkap bahwa video tersebut tidak hanya dibuat untuk konsumsi pribadi. Konten itu disebut diperjualbelikan melalui grup atau komunitas gay di media sosial.
Untuk memperoleh akses, anggota grup dikenakan biaya keanggotaan sebesar Rp150.000. Dari aktivitas tersebut, polisi menyebut keduanya telah memperoleh keuntungan sekitar Rp19 juta.
Menurut keterangan polisi, MR dan MA berkenalan melalui media sosial sekitar dua bulan sebelum diamankan.
Keduanya kemudian bertemu dan sepakat membuat video untuk dijual melalui grup media sosial.
Polisi masih mendalami mekanisme penjualan dan penyebaran konten tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan.
Baca Juga: RUU Reforma Agraria disepakati DPR dan pemerintah, konflik tanah hingga redistribusi jadi sorotan
Polisi sebut keduanya positif HIV
Artikel Terkait
Muncul grup Facebook ‘Fantasi Sedarah’ yang viral di medsos, DPR minta Polri dan Komdigi tindak tegas: Ini sangat menjijikkan
Grup 'Fantasi Sedarah' di Facebook viral, Komdigi blokir 30 link dan gandeng Polri selidiki konten asusila
6 Pelaku grup 'Fantasi Sedarah' di Facebook ditangkap, berasal dari Jawa dan Sumatera
Polda Jatim bongkar grup WA gay penyebar konten pornografi, 4 pria diringkus
Polda Lampung bongkar praktik pornografi sesama jenis lewat grup Facebook, tiga tersangka diamankan
Sorotan khusus: 5 Tersangka remaja diringkus buntut dugaan pesta gay di Karawang hingga bikin resah warga
Ada opsi barak militer, KDM beberkan upaya pembinaan usai viral video dugaan pesta gay di Karawang