Usai viral guru ngaji sodomi 24 murid di Cilacap, terungkap modus agar korban tak laporkan aksi bejatnya

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 9 September 2026 | 19:38 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum guru ngaji terhadap 24 muridnya di Cilacap, Jawa Tengah (Instagram.com/@cilacapmedia_)
Menyoroti fakta terkini ihwal kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum guru ngaji terhadap 24 muridnya di Cilacap, Jawa Tengah (Instagram.com/@cilacapmedia_)

Baca Juga: Pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan: Oknum guru didemo siswa, jadi tersangka hingga ditahan di Rutan Mapolres Subang

Iming-iming uang hingga sarung

Polisi juga mengungkap dugaan modus lain yang dilakukan Warsono terhadap para korban.

Wulan menyebut tersangka memanfaatkan posisinya sebagai guru ngaji sekaligus pengurus masjid untuk membujuk dan merayu korban.

Bujukan tersebut diduga disertai pemberian uang dengan nominal tertentu. Selain uang, tersangka juga disebut memberikan hadiah berupa sarung kepada korban.

“Untuk modus operandi tersangka membujuk dan merayu korban dengan iming-iming uang jumlahnya bervariasi mulai dari Rp 20.000 sampai dengan 50.000 atau memberikan sarung,” terang Wulan.

Baca Juga: Saat Upin dan Ipin ikut bersuara soal dampak asap karhutla yang merebak dari Kalimantan-Sumatera

Modus tersebut menjadi bagian dari pendalaman polisi dalam mengungkap dugaan tindakan seksual yang dilakukan tersangka terhadap para korban.

Terungkap setelah korban takut pergi mengaji

Kasus tersebut mulai terbuka setelah salah seorang korban yang masih berusia 13 tahun menyampaikan kejadian yang dialaminya kepada orang tua.

Sebelumnya, korban menunjukkan ketakutan untuk kembali datang ke masjid dan mengikuti kegiatan mengaji.

Kondisi tersebut kemudian membuat orang tua korban bertanya mengenai alasan anaknya tidak mau berangkat mengaji.

Baca Juga: Kasus keracunan MBG terus berulang, Mahfud MD desak BGN tegas proses pidana SPPG biang masalah

“Jadi anak korban ini tidak mau berangkat ke masjid dengan alasan takut dengan WR,” terang Wulan.

Setelah ditanya, korban kemudian mengungkapkan dugaan perbuatan yang dialaminya kepada orang tua.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X