GENMILENIAL.ID — Sebanyak 137 orang di SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan sejumlah siswa mengalami kondisi kesehatan yang diduga berkaitan dengan keracunan massal beredar di media sosial.
Dari 137 orang yang mengalami keluhan, sebanyak 133 merupakan siswa dan satu orang guru.
Sementara tiga siswa lainnya tidak masuk sekolah karena mengalami diare.
Enam siswa bahkan harus dilarikan ke puskesmas setempat menggunakan ambulans lantaran kondisi mereka cukup lemah.
137 Orang alami gangguan pencernaan
Kepala SMAN 1 Tunjungan, Yuni Ni'wa, mengatakan jumlah korban tersebut diketahui berdasarkan pendataan yang dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.
Menurut Yuni, sebagian besar korban mengalami keluhan berupa sakit perut. Selain itu, terdapat pula siswa yang merasakan mual, pusing, hingga diare.
"Tadi didata oleh Dinas Kesehatan ada 133 siswa, satu guru. Kemudian yang diare dan izin tidak masuk ada tiga, jadi jumlah totalnya 137," ujar Yuni dalam keterangannya pada Rabu, 9 September 2026.
Baca Juga: Saat Upin dan Ipin ikut bersuara soal dampak asap karhutla yang merebak dari Kalimantan-Sumatera
Yuni menyebut keluhan yang dialami para siswa relatif sama, terutama pada bagian perut.
Sejumlah siswa juga mendapatkan pemeriksaan serta penanganan dari tim kesehatan yang berada di sekitar aula sekolah.
"Rata-rata gejalanya sama, sakit perut," ungkap Yuni.
Artikel Terkait
334 Siswa-guru di Agam Sumbar dilaporkan keracunan MBG, berasal dari 3 Nagari wilayah Palupuh
Dirawat di 3 rumah sakit, 136 siswa SMP di Makale Tana Toraja diduga keracunan MBG
Kepala SMAN 1 Lasem Rembang ceritakan situasi genting saat ratusan siswa diare diduga imbas MBG basi
BGN tak membantah MBG sempat disalurkan saat sekolah libur dampak karhutla: Dapur sudah persiapan, harus dimasak dan diambil
Viral cerita supplier yang digaet dapur MBG: Dari permintaan bahan baku tak penuhi standar hingga permainan harga
RDP dugaan keracunan MBG di DPRD Karo memanas, orang tua siswa tuntut tanggung jawab SPPG
Kasus keracunan MBG terus berulang, Mahfud MD desak BGN tegas proses pidana SPPG biang masalah