GENMILENIAL.ID – Dugaan kasus pelecehan seksual di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.
Seorang dosen senior diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap sejumlah mahasiswi.
Kasus ini mencuat setelah unggahan akun Instagram @jkt.fess pada Sabtu 16 Mei 2026 menyebut ada sekitar 15 mahasiswi yang diduga menjadi korban.
Dugaan pelecehan tersebut disebut terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari verbal, fisik, hingga melalui pesan pribadi.
Para korban dilaporkan berasal dari beberapa angkatan berbeda, yakni mulai dari 2022 hingga 2025.
Dugaan tindakan tidak pantas disebut terjadi di berbagai situasi, termasuk saat kegiatan belajar mengajar di kelas hingga bimbingan skripsi.
Dugaan terjadi di kelas hingga chat pribadi
Dalam informasi yang beredar, salah satu korban mengaku mengalami tindakan tidak pantas secara langsung di dalam kelas.
Selain itu, terdapat pula dugaan pelecehan yang dilakukan melalui pesan pribadi dengan muatan tidak pantas.
Baca Juga: Tragedi tambang emas Sijunjung Sumbar: 9 Penambang tewas tertimbun longsor, aktivitas diduga ilegal
Bahkan, disebutkan adanya dugaan ancaman terhadap korban yang mencoba melaporkan kejadian tersebut ke pihak kampus.
Kondisi ini membuat sebagian mahasiswi merasa takut untuk mengikuti perkuliahan yang diampu oleh dosen bersangkutan.
Kasus ini pun memicu kekhawatiran terkait keamanan dan kenyamanan lingkungan akademik, khususnya bagi mahasiswa perempuan.
Artikel Terkait
Pelecehan seksual yang dilakukan dokter kembali terjadi, korban diduga difoto saat setengah telanjang
Korban pelecehan seksual mencapai ratusan, dokter Iril mengincar ibu hamil trimester 2 dan 3
Miris! bocah 11 tahun diduga jadi korban pelecehan seksual pegawai minimarket, terbongkar dari cara jalan korban
Dugaan surat mahasiswi UNS yang lompat ke sungai sebut nama dosen, kampus ungkap sudah beri rekomendasi dan pendampingan
Dosen di Bandung dilaporkan suami karena dugaan perselingkuhan, saling lapor hingga tudingan KDRT
Dugaan pelecehan seksual jerat pemilik brand Thanksinsomnia Mohan Hazian, ini kronologi dan klarifikasinya
Mahasiswi UBL laporkan dosen ke Polda Metro Jaya, terduga pelaku dinonaktifkan kampus