Bupati Subang tegaskan penanggulangan bencana tak boleh menunggu kejadian, mitigasi harus dimulai dari awal

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 9 September 2026 | 14:17 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) memeriksa kesiapan alat-alat penanganan bencana dalam Apel Siaga Bencana di Mapolres Subang, Rabu 9 September 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) memeriksa kesiapan alat-alat penanganan bencana dalam Apel Siaga Bencana di Mapolres Subang, Rabu 9 September 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan penanggulangan bencana di Kabupaten Subang tidak boleh hanya berfokus pada penanganan ketika bencana telah terjadi.

Menurutnya, langkah mitigasi dan pencegahan harus menjadi bagian utama dalam menghadapi setiap potensi bencana.

Pernyataan tersebut disampaikan Reynaldy saat bertindak sebagai Pembina Apel Siaga Bencana di Lapangan Tatag Trawang Tungga Mapolres Subang, Rabu 9 September 2026.

Baca Juga: Dramatis! Masinis KRL di Tanah Abang berhasil tarik rem darurat usai lihat pria lompat ke rel

Dalam apel tersebut, Reynaldy yang akrab disapa Kang Rey berdiri di mimbar didampingi Ketua DPRD Kabupaten Subang, Kapolres Subang, dan Dandim 0605 Subang.

Mitigasi harus dimulai sebelum bencana terjadi

Kang Rey mengatakan apel siaga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak.

Ia menekankan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan bersama.

“Apel siaga ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama," kata Kang Rey.

Baca Juga: Kebakaran di pabrik plastik Balaraja belum padam usai 48 jam evakuasi Damkar, kerugian capai Rp10 miliar

"Ini juga bentuk komitmen kita bersama dalam memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Kabupaten Subang,” sambungnya.

Ia kemudian menyoroti kondisi kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Subang.

Kondisi tersebut dinilai perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kang Rey meminta kewaspadaan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan petugas, tetapi juga masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X