GENMILENIAL.ID — Warga di wilayah Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, dilaporkan terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam unggahan Instagram @bpbdkotacirebon, Kelurahan Argasunya menjadi salah satu wilayah yang rentan terdampak kekeringan dari 22 kelurahan di Kota Cirebon.
“Berdasarkan data dari kelurahan Argasunya, setidaknya 1.203 KK atau 3.929 jiwa di 6 RW terdampak kekeringan pada tahun ini (2026),” tulis unggahan tersebut.
Baca Juga: Saham MGLV melesat lebih dari 500 persen, pasar soroti rights issue Rp2,4 triliun
Kondisi itu membuat bantuan air bersih menjadi kebutuhan warga. Sejumlah masyarakat bahkan terlihat mendatangi kendaraan pengangkut air bersih yang tiba di wilayah terdampak.
Warga serbu mobil pengangkut air bersih
Berdasarkan laporan di lapangan, sejumlah warga tampak mendatangi dan menyerbu kendaraan yang membawa air bersih di Kampung Kedung Krisik, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti.
Bantuan tersebut disalurkan setelah masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air akibat kemarau yang berlangsung sekitar satu bulan terakhir.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan mengatakan pihaknya menurunkan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan.
Hal tersebut disampaikan Bimantoro kepada awak media pada Selasa, 8 September 2026.
“Ya, kita menurunkan sekitar 10 ribu air, kemudian sementara tadi kita 2 toren, kita akan salurkan terus setiap minggunya,” ujar Bimantoro.
Dalam penyaluran tersebut, terdapat dua tangki air bersih bantuan yang dibawa Tim Polres Cirebon ke wilayah terdampak.
Kedatangan kendaraan pengangkut air bersih tersebut menjadi perhatian warga karena ketersediaan air semakin terbatas selama kemarau.
Artikel Terkait
Dampak kekeringan akibat musim kemarau, PT Dahana berikan bantuan sarana air bersih untuk warga Cikareo Subang
Musim kemarau, ini 7 tips agar bisa terhindar dari kekeringan
Blusukan ke areal terdampak kekeringan di Pantura, Pj. Bupati Subang minta normalisasi sungai untuk pesawahan segera dilakukan
Kekeringan ancam 1.843 hektare sawah, Bupati Subang desak normalisasi saluran air sekunder
Di tengah ancaman kekeringan, Subang justru surplus air! Perumda TRS pastikan debit melimpah
Antisipasi kekeringan, Bupati Subang siapkan pompa air hingga embung untuk amankan sawah
Aduan warga mengalir dari kekeringan hingga UMKM, Kang Rey respons cepat di Radio Benpas