GENMILENIAL.ID – Debit air baku Sungai Cikembang dan Citombe yang menjadi sumber pengolahan UPA Tanjungsiang mengalami penurunan hingga sekitar 60 persen dalam tiga bulan terakhir.
Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga kontinuitas pasokan bagi sekitar 2.500 pelanggan.
Kondisi tersebut terpantau saat jajaran Perumda Tirta Rangga Subang meninjau Unit Pengolahan Air (UPA) Tanjungsiang di Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.
UPA Tanjungsiang mengandalkan air baku dari Sungai Cikembang dan Citombe.
Baca Juga: DPRD Subang bahas RAPBD 2027, anggaran jalan capai Rp181,4 miliar
Unit tersebut memiliki kapasitas pengolahan maksimal sekitar 30 liter per detik untuk melayani kebutuhan air pelanggan di Kecamatan Tanjungsiang dan wilayah sekitarnya.
“Sekitar 2.500 pelanggan sangat bergantung kepada kontinuitas dan kondisi air dari sungai yang kami olah,” ujar Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang Lukman Nurhakim dalam keterangannya, Kamis 17 September 2026.
Debit sungai turun drastis
Lukman mengatakan, penurunan debit sungai cukup terasa dalam tiga bulan terakhir. Meski demikian, kondisi sumber air saat ini masih memungkinkan proses produksi tetap berjalan.
“Alhamdulillah masih bisa mencukupi untuk produksi, tetapi memang pas-pasan. Jadi kami harus betul-betul memaksimalkan pengolahan, termasuk mengantisipasi kebocoran,” katanya.
Baca Juga: Di balik momen pencopotan Purbaya, ada pilu istrinya yang mendadak diminta jemput ke kantor
Kondisi debit yang terbatas membuat pengelolaan distribusi air harus dilakukan secara lebih ketat. Kebocoran sekecil apa pun berpotensi memengaruhi kontinuitas pelayanan kepada ribuan pelanggan.
Karena itu, operator di UPA Tanjungsiang diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh proses produksi berjalan optimal di tengah keterbatasan debit sumber air.
Perumda Tirta Rangga Subang juga mengantisipasi kemungkinan kondisi yang lebih serius apabila dalam dua bulan ke depan hujan belum turun dan debit sungai terus mengalami penurunan.
Artikel Terkait
Terminal Petikemas Patimban beroperasi, Perumda TRS siap genjot pasokan air bersih
Suplai air ke Pelabuhan Patimban masih 2 liter per detik, Perumda TRS bidik APBN 2027
Kinerja air bersih diakui nasional, Perumda Tirta Rangga Subang raih TOP BUMD 2026
Perumda TRS dan anggota DPR RI Elita Budiarti turun tangan atasi krisis air bersih di Cinungku Subang
Kejari Subang tetapkan Kades Parigimulya tersangka dugaan pemerasan PT KITS Rp1,37 miliar
Nilai investasi Subang capai Rp18 triliun, Kajari tegaskan jangan ganggu investasi
DPRD Subang bahas RAPBD 2027, anggaran jalan capai Rp181,4 miliar