Gubernur Sherly ngeluh setahun urus tanah namun tak kunjung rampung, Wamen ATR BPN kena sindir

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB
Menyoroti penuturan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda terkait polemik pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN pimpinan Nusron Wahid (Instagram.com/@s_tjo)
Menyoroti penuturan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda terkait polemik pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN pimpinan Nusron Wahid (Instagram.com/@s_tjo)

GENMILENIAL.ID - Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkap keresahannya terkait pengurusan 16 ribu hektare tanah yang telah diusulkan untuk sertifikasi dan redistribusi kepada petani, tetapi hingga kini belum mendapat hasil.

Keluhan itu disampaikan Sherly saat mengikuti rapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.

Dalam forum tersebut, Sherly menyebut usulan lahan itu telah disampaikan sejak akhir 2025 melalui Kanwil BPN kepada Kementerian ATR BPN.

Baca Juga: Momen haru relawan di Kalbar, saksikan hujan turun usai berjuang melawan amukan karhutla

16 Ribu hektare TORA belum ada hasil

Sherly menjelaskan, dari total potensi lahan sekitar 24.500 hektare yang telah diverifikasi, sebanyak 16 ribu hektare dinyatakan sudah clear untuk diusulkan.

Namun, setelah proses pengusulan tersebut berjalan hampir setahun, pemerintah daerah Maluku Utara belum menerima hasil sebagaimana yang diharapkan.

"Kami sudah mengusulkan sejak akhir 2025, dari 24.500, kami sudah verifikasi dan sudah clear 16.000 hektar," kata Sherly dalam rapat.

"Diusulkan lewat Kanwil BPN kepada Kementerian ATR BPN, tetapi saat ini belum ada hasilnya," sambungnya.

Baca Juga: Nilai investasi Subang capai Rp18 triliun, Kajari tegaskan jangan ganggu investasi

Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda yang memimpin jalannya rapat.

Rifqinizamy memastikan kembali kepada Sherly apakah pengajuan lahan tersebut memang sudah berlangsung selama sekitar satu tahun tanpa kepastian.

"Jadi satu tahun Ibu sudah mengajukan, belum ada kepastian sampai hari ini?" tanya Rifqi.

"Iya," jawab Sherly.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X