Sejauh ini, pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci kronologi penangkapan maupun motif di balik tindakan tersebut.
Polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap tersangka.
"Masih kami lakukan pemeriksaan," jelas Dimitri.
Kronologi penemuan jasad dalam karung
Sebelumnya, jasad korban ditemukan di lahan kosong wilayah Pancoran Mas, Depok, pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Jasad tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.
Namun, berdasarkan keterangan warga, karung tersebut sebenarnya telah berada di lokasi sejak 24 Juli 2026. Saat itu, warga mengira karung tersebut hanya berisi sampah biasa.
Baca Juga: Momentum HAN 2026, Bunda PAUD Subang dorong PAUD ramah anak dan bebas perundungan
Baru setelah diperiksa lebih lanjut, diketahui bahwa karung tersebut berisi jasad pria korban mutilasi.
Kasus ini pun masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap fakta lebih lanjut.***
Artikel Terkait
Pelaku mutilasi koper merah Ngawi yang ditangkap adalah suami siri, terungkap korban dihabisi di salah satu hotel di Kediri
Bagaimana polisi bisa menemukan potongan jasad korban mutilasi Uswatun Khasanah di 3 kota berbeda?
Polisi sebut hasil tes psikologi tersangka mutilasi di Ngawi akan diumumkan ke publik, ada apa?
5 Fakta rekonstruksi kasus mutilasi di kosan Surabaya, dari motif dendam hingga insiden horor di lantai 2
Tragis! Anak di Lahat bunuh dan mutilasi ibu kandung, diduga dipicu uang judi online
Perampokan disertai pembunuhan di Sragen, siswi SD ditemukan tewas dengan luka senjata tajam
Misteri temuan jasad dalam karung beras di Rawageni Depok, hebohkan warga saat pembakaran sampah