Melalui kegiatan ini, Polres Subang ingin menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan penguatan institusi.
Baca Juga: Viral unggahan alumni sebut jadi korban perundungan oleh oknum guru, SMAN 2 Bantul buka suara
Permainan tradisional dipandang sebagai media efektif untuk membangun komunikasi yang lebih cair dan humanis antaranggota.
Kapolres Subang juga menekankan bahwa Hari Bhayangkara harus menjadi momentum refleksi untuk menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat dan tetap berakar pada nilai budaya bangsa.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan budaya dapat menjadi jembatan penting dalam memperkuat sinergi lintas institusi.***
Artikel Terkait
Evakuasi Juliana Marins tuntas, jenazah pendaki Brasil diterbangkan dari Rinjani ke RS Bhayangkara NTB
Jenazah Juliana Marins berhasil dievakuasi dari jurang Rinjani, langsung dibawa ke RS Bhayangkara NTB
Robot pintar Polri unjuk aksi lacak bom di hadapan Presiden Prabowo saat defile HUT ke-79 Bhayangkara
Comeback gemilang! PS. HWOARANG Subang Utara U-15 tumbangkan Bhayangkara dan kunci tiket 16 besar
Polda Jatim gelar wayang kulit semalam suntuk di Banyuwangi, meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara
Mayoritas Gen Z urus SKCK untuk lamar kerja, permohonan di Polres Subang tembus ratusan per hari
Subang jadi pilot project nasional, Kementan dorong akselerasi tanam demi kejar target pangan 2026