Tragedi wisata berujung maut di Pantai Pulau Bogisa Gorontalo: 5 Orang terseret ombak, 1 meninggal dunia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:41 WIB
Menyoroti insiden seorang mahasiswi yang tewas usai tenggelam di Pantai Bogisa, Gorontalo Utara (Instagram.com/@inpopmedia)
Menyoroti insiden seorang mahasiswi yang tewas usai tenggelam di Pantai Bogisa, Gorontalo Utara (Instagram.com/@inpopmedia)

GENMILENIAL.ID — Publik di media sosial tengah menyoroti insiden tragis yang menimpa seorang wanita berinisial RH (25 tahun) di Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara.

Korban yang diketahui merupakan mahasiswi Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) itu meninggal dunia setelah terseret ombak saat berada di lokasi wisata tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi saat aktivitas santai di pantai yang awalnya bertujuan untuk hiburan.

Dalam insiden tersebut, korban bahkan sempat mendapatkan pertolongan dari wisatawan warga negara asing (WNA) asal Jerman, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga: Terperosok ke area bibir pantai, kecelakaan mobil MBG di Madura mendadak viral di medsos

Komandan Pos SAR Kwandang Gorontalo Utara, Alan Hasania, menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 06.30 WITA di tepian Pantai Pulau Bogisa.

"Kejadiannya di pantai Pulau Bogisa Gorontalo Utara. Korban perempuan meninggal dunia," kata Alan dikutip dalam keterangannya, Selasa 4 Agustus 2026.

5 Orang sempat terseret ombak

Dalam keterangannya, Alan mengungkapkan bahwa saat kejadian terdapat tujuh orang yang berada di lokasi pantai untuk mandi dan beraktivitas santai. Namun, tidak semua berada di air secara bersamaan.

Baca Juga: Terpilih aklamasi, Galih Andika nahkodai PERPANI Subang: Fokus pembinaan dan bidik prestasi Porprov 2026

Ia menjelaskan, setelah sempat kembali ke daratan untuk sarapan, lima orang kembali ke laut dan justru terseret arus ombak yang cukup kuat hingga menyebabkan mereka tenggelam.

"Jadi mereka ada 7 orang mandi di pantai lalu mereka kembali ke daratan untuk sarapan makan, kemudian 5 orang mandi lagi dan terseret arus ombak lalu tenggelam," ungkap Alan.

Peristiwa ini menunjukkan adanya perubahan kondisi arus laut yang cukup berbahaya, terutama bagi wisatawan yang tidak menyadari potensi risiko di kawasan pantai tersebut.

Sempat ditolong WN Jerman di lokasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X