Kisah pilu kepala regu Damkar di Jaktim gugur saat padamkan kebakaran TPS liar: Ucapan 15 tahun lalu jadi kenyataan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 00:07 WIB
Kisah pilu seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) yang gugur saat bertugas padamkan kebakaran di TPS Liar wilayah Jakarta Timur (Instagram.com/@damkarjakartatimur)
Kisah pilu seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) yang gugur saat bertugas padamkan kebakaran di TPS Liar wilayah Jakarta Timur (Instagram.com/@damkarjakartatimur)

GENMILENIAL.ID - Duka mendalam menyelimuti jajaran pemadam kebakaran (damkar) Jakarta Timur setelah gugurnya Kepala Regu Sektor Cipayung, Andriyono, saat menjalankan tugas.

Kepergian almarhum menjadi sorotan publik, terutama setelah terungkap cita-cita yang pernah ia ucapkan 15 tahun lalu kini menjadi kenyataan.

Andriyono diketahui meninggal dunia saat bertugas memadamkan kebakaran tumpukan sampah di tempat penampungan sementara (TPS) liar di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Baca Juga: Rekaman CCTV detik-detik kopilot Malaysia Airlines ditangkap di Soetta, terciduk selundupkan 26 kg ekstasi

Ia merupakan bagian dari sekitar 50 personel damkar yang dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke permukiman warga.

Jenazah almarhum telah dimakamkan dengan prosesi penghormatan terakhir dari rekan-rekan sesama petugas damkar. Suasana haru mengiringi kepergian sosok yang dikenal berdedikasi tinggi tersebut.

Cita-cita lama yang jadi kenyataan

Kepergian Andriyono semakin menyentuh hati setelah unggahan dari akun resmi Damkar Jakarta Timur mengungkapkan kenangan lama.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pada tahun 2011, almarhum pernah mengungkapkan cita-cita yang membuat rekan-rekannya terhenyak.

Baca Juga: Kronologi kecelakaan truk tangki vs pikap rombongan mahasiswa KKN di Kalsel: Niat liburan usai hadiri syukuran warga

“Tahun 2011 di Marwil, kita duduk bersama merangkai cita-cita. Saat giliranmu tiba, dengan tenang kau ucapkan kalimat yang membuat kami semua terhenyak,” tulis akun tersebut pada Senin, 3 Agustus 2026.

“Saya ingin meninggal dunia di lokasi kejadian,” demikian kalimat yang pernah diucapkan Andriyono kala itu.

Ucapan tersebut kini terasa begitu nyata dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan seprofesi.

Kronologi gugurnya Andriyono

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X