GENMILENIAL.ID – Lonjakan permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) terjadi di Polres Subang dalam beberapa waktu terakhir.
Fenomena ini didominasi oleh kalangan generasi muda atau Gen Z yang baru lulus sekolah dan tengah berburu pekerjaan.
Unit Urusan Pelayanan Administrasi Satuan Intelijen dan Keamanan (Yanmin Sat Intelkam) Polres Subang mencatat, ratusan pemohon datang setiap hari untuk mengurus dokumen tersebut.
Bintara Staf Intelijen dan Keamanan (Basap Intelkam) Polres Subang, Brigadir Regina, mengungkapkan bahwa mayoritas pemohon SKCK saat ini adalah pencari kerja.
“Rata-rata yang mengajukan SKCK untuk mencari kerja itu sekitar 90 persen setiap harinya,” ujarnya saat ditemui pada Jumat 19 Juni 2026.
Lonjakan ini sejalan dengan momen kelulusan siswa SMA dan SMK yang baru saja selesai, serta mulai terbukanya peluang kerja di Kabupaten Subang, termasuk dengan hadirnya sejumlah industri baru.
Permohonan tembus ratusan per hari
Dalam satu pekan terakhir, jumlah pemohon SKCK mengalami peningkatan signifikan. Bahkan dalam sehari, angka permohonan bisa mencapai ratusan orang.
“Untuk per hari di minggu ini berkisar antara 400 sampai 600 pemohon,” jelas Regina.
Baca Juga: Penangkapan Roy Suryo dan dokter Tifa: Pengacara singgung ada intervensi politik dalam hukum
Tingginya angka tersebut menunjukkan besarnya antusiasme Gen Z dalam memasuki dunia kerja. SKCK sendiri menjadi salah satu syarat penting dalam proses rekrutmen di berbagai perusahaan.
Pelayanan dioptimalkan, tenda disiapkan
Menghadapi lonjakan pemohon, Polres Subang melakukan berbagai upaya untuk menjaga kenyamanan masyarakat. Salah satunya dengan menyiapkan tenda tambahan di area pelayanan.
Artikel Terkait
Polri beri respon usulan Kementerian HAM menghapus SKCK, ungkap permintaan pembuatan datang dari masyarakat
Dianggap memberatkan hidup mantan napi, ini alasan Kementerian HAM usul penghapusan SKCK ke Polri
Transformasi pelayanan publik: Polres Subang resmikan Kantor Satpas dan Aula Sat Lantas berbasis semangat 'Tatag Trawang Tungga'
Fraksi-fraksi DPRD Subang soroti RAPBD 2026: Dari PAD, pendidikan, hingga pelayanan publik
Kang Rey genjot pelayanan publik: Saba Desa jadi kanal aduan cepat warga Serangpanjang
Lantik 5.931 PPPK paruh waktu, Bupati Subang tegaskan integritas aparatur dan percepatan reformasi pelayanan publik
Pelayanan publik tanpa pungutan, Kang Rey tegaskan urus KTP cukup di kecamatan dan 100 persen gratis