Usai MBG bakal disetop ke sekolah elite, bagaimana dengan jumlah SPPG yang kini membengkak 6.877 titik?

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 12 Juni 2026 | 16:23 WIB
Menyoroti viralnya kontroversi di balik penyaluran MBG ke sekolah hingga jumlah titik SPPG yang kini dilaporkan membengkak (Dok. BGN)
Menyoroti viralnya kontroversi di balik penyaluran MBG ke sekolah hingga jumlah titik SPPG yang kini dilaporkan membengkak (Dok. BGN)

Di sisi lain, muncul persoalan lain yang tak kalah krusial, yakni lonjakan jumlah titik SPPG.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengungkap jumlah titik layanan MBG mengalami peningkatan signifikan dari rencana awal.

Baca Juga: PCMB 2026 di Jabar semrawut, ibu-ibu geruduk DPRD: Orang miskin juga ingin sekolah negeri!

Awalnya, pemerintah menargetkan sekitar 21.000 titik SPPG. Namun dalam pelaksanaannya, jumlah tersebut membengkak menjadi 27.877 titik, atau bertambah sebanyak 6.877 titik.

Penambahan ini dinilai berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran negara jika tidak dikendalikan dengan baik.

“Kalau ada 6.877 penambahan, satu bulan ada pengeluaran lebih Rp1 triliun. Pemborosan. Berarti kalau satu tahun sekitar Rp12 triliun,” tegas Zulhas.

Kasus keracunan masih jadi sorotan

Selain persoalan anggaran, pelaksanaan program MBG juga masih dibayangi kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.

Baca Juga: Dasco imbau warga lepas dollar, rupiah diprediksi menguat pekan depan

Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap kualitas layanan.

Zulhas menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi kejadian serupa di masa mendatang. Ia memastikan pemerintah akan memperketat kontrol terhadap dapur MBG dalam waktu dekat.

“Walaupun satu, enggak boleh lagi ada yang keracunan,” ujarnya.

Dugaan praktik jual beli titik SPPG

Persoalan lain yang turut mencuat adalah dugaan praktik jual beli titik SPPG yang menyebabkan jumlahnya membengkak di luar perencanaan awal.

Baca Juga: Saham BCA dinilai ‘murah’, Dasco: Selama sesuai mekanisme pasar silakan dibeli

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X