GENMILENIAL.ID – Puluhan massa yang tergabung dalam Koalisi MBG Watch mendatangi kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk protes dan desakan agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aksi ini juga menjadi sorotan publik setelah sejumlah video beredar di media sosial, memperlihatkan suasana di sekitar gedung BGN yang dipadati massa dengan berbagai simbol protes.
Baca Juga: PTPN I Ciater didesak serahkan 20 persen lahan ke petani penggarap, ancaman sanksi menguat
Massa datangi kantor BGN di Tugu Tani
Dalam aksi tersebut, puluhan peserta aksi terlihat berkumpul di depan gedung BGN.
Mereka membawa berbagai perlengkapan aksi dan menyuarakan tuntutan agar ada audit serta evaluasi terhadap program MBG yang dinilai belum berjalan optimal di lapangan.
Aksi ini turut terekam dalam video yang diunggah akun Threads @maureenicious.
Dalam unggahannya, ia menyebutkan bahwa gedung BGN terlihat 'disegel' secara simbolis oleh massa aksi yang hadir di lokasi.
Baca Juga: Skandal korupsi Chromebook yang jerat Nadiem Makarim: JPU tolak semua pledoi di sidang replik
“Barusan banget lewat Kebon Sirih, ternyata gedung Badan Gizi Nasional ‘disegel.’ Makasih masyarakat yang beraksi, aku bantu bunyiin klakson tadi,” tulisnya dalam keterangan video yang beredar.
Tali kuning dan poster kritik terpasang di area gedung
Dalam dokumentasi video yang beredar, terlihat tali berwarna kuning yang menyerupai police line dibentangkan di area depan papan nama gedung BGN.
Selain itu, sejumlah poster kecil juga tampak ditempel dengan beragam tulisan bernada kritik.
Artikel Terkait
Deret kontroversi Dadan Hindayana selama jadi kepala BGN usai kini ditetapkan jadi tersangka korupsi
Muncul perdana jadi kepala BGN, Nanik S. Deyang tegaskan latar belakang biologi dan peran militer di program MBG
Eks Waka BGN Sony Sonjaya siap jadi justice collaborator, kuasa hukum singgung ada tokoh di lingkaran eksekutif dan legislatif yang terlibat
3 Mantan pentolan BGN terjerat skandal korupsi, ribuan motor listrik SPPG senilai Rp1 triliun dinilai masih buram nasibnya
Mahfud MD ingatkan publik soal dugaan pengadaan IT Rp1,2 triliun BGN usai mantan trio pentolan BGN dibekuk Kejagung
Banyak SPPG umumkan operasional berhenti sampai batas waktu tak tentu karena masalah anggaran, BGN singgung soal dinamika administratif
Investor dapur MBG ngaku ditipu usai setor dana Rp218 miliar, eks Wakil BGN Lodewyk Pusung diduga teken perjanjian