Selain itu, Silmy juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp11,39 miliar serta surat berharga sebesar Rp8,69 miliar.
Untuk kategori kas dan setara kas, jumlahnya mencapai Rp31,01 miliar.
Koleksi kendaraan ikut disorot
Tak hanya properti, koleksi kendaraan milik Silmy Karim juga menjadi perhatian. Dalam laporan LHKPN, nilai alat transportasi dan mesin yang dimilikinya mencapai Rp8,47 miliar.
“2 sepeda motor Harley-Davidson keluaran 1998 dan 2003, dan Jeep CJ7 tahun 1988,” demikian rincian sebagian kendaraan yang tercantum dalam laporan tersebut.
Selain itu, terdapat pula kendaraan lain seperti Mercedes-Benz 280E tahun 1979, Toyota Land Cruiser tahun 1981, Jeep Wrangler tahun 1996, hingga Mercedes G63 tahun 2022.
Baca Juga: Mahasiswa diajak jadi agen perubahan, asuransi Astra dorong literasi keuangan lewat ACTION
Kasus masih dikembangkan
KPK memastikan akan terus mengembangkan kasus dugaan pemerasan ini, termasuk menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Kasus ini menjadi sorotan luas karena melibatkan pejabat tinggi negara sekaligus berkaitan dengan layanan keimigrasian yang bersentuhan langsung dengan warga negara asing di Indonesia.***
Artikel Terkait
Seskab Teddy dan Menteri Imipas dorong layanan imigrasi yang cepat, transparan, dan mudah diakses
Wamenaker Noel bantah OTT KPK dan kasus pemerasan, tapi KPK sebut terima uang Rp3 miliar
KPK dalami pemerasan K3 sejak 2019, Immanuel Ebenezer diduga ikut nikmati aliran dana
Telusur tiga pendemo hilang pascademo Agustus 2025, Polda buka posko pengaduan, Menko Kumham Imipas turun tangan
KPK bongkar modus pemerasan Gubernur Riau: Uang setoran diduga untuk plesiran ke tiga negara
Momen Wamen Imipas Silmy Karim serahkan diri ke KPK, ricuh saat ajudan dorong wartawan
Wamen Imipas nonaktif Silmy Karim jadi tersangka pemerasan, KPK sita 7 mobil dan 15 motor