Berdasarkan laporan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), terdapat sembilan WNI yang mengikuti misi kemanusiaan GSF dari Istanbul menuju Gaza.
Mereka ditangkap saat berlayar di perairan internasional dalam upaya menyalurkan bantuan kemanusiaan dan menembus blokade Israel.
Kesembilan WNI tersebut antara lain Bambang Noroyono, Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho, Rahendro Herubowo, Andi Angga Prasadewa, Herman Budianto Sudarno, Ronggo Wirosanu, Hendro Prasetyo, dan Asad Aras Muhammad.
Baca Juga: Pilu karyawan Alfamart usai wacana relokasi di Lombok Tengah: Biaya kos nggak cukup, jauh dari rumah
Hingga kini, pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik terus melakukan koordinasi untuk memulangkan para relawan ke Tanah Air melalui Turki.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik, sekaligus menyoroti risiko besar yang dihadapi relawan kemanusiaan di wilayah konflik.***
Artikel Terkait
Menkomdigi Meutya Hafid tegur Meta: Cepat hapus Palestina, tapi lemah tangani hoax dan judi online
Anggota DPR RI tolak Indonesia masuk Board of Peace, soroti afiliasi perusahaan Israel di Maluku Utara
Viral debat Palestina, Feri Amsari skakmat Abu Janda hingga diusir dari siaran live
Viral dugaan relawan RI ditangkap Israel, 3 jurnalis hilang kontak di Laut Mediterania
Relawan Indonesia ditahan militer Israel saat misi ke Gaza, Kedubes Palestina sebut pahlawan HAM
Di tengah ejekan menteri Israel ke relawan GSF yang digeruduk saat menuju Gaza, aktivis perempuan teriak: Palestina merdeka!
Akhir cerita 9 WNI yang sempat diringkus pasukan Israel saat menuju Gaza: Pulang dengan bekas pukulan dan setruman