Selain itu, tersangka berinisial OSP diduga mencatut nama Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, dan mengaku sebagai keponakannya.
Dari hasil penyelidikan, dana yang terkumpul dari korban dialirkan melalui rekening milik AN, lalu dibagi kepada para tersangka lainnya.
Baca Juga: Viral main game saat rapat, anggota DPRD Jember ngaku khawatir sapi virtualnya lapar
“Kerugian korban Rp1.963.000.000. AN menerima Rp400 juta, YRN Rp334 juta, OY Rp329 juta, dan OSP otak utama Rp1 miliar,” ungkap Ade.
Klarifikasi dari pihak BGN
Menanggapi pencatutan namanya, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyatakan bahwa tindakan tersebut merugikan dirinya secara pribadi.
Meski demikian, ia memilih tidak langsung menempuh jalur hukum dan lebih fokus pada pekerjaannya.
“Sebetulnya saya dari awal bisa saja melaporkan, tapi kalau setiap ada kasus saya harus melapor, kapan saya kerjanya?” ujar Sony.
Baca Juga: Atap daur ulang masuk program bedah rumah Jogja, Alduro tawarkan hunian sejuk dan ramah lingkungan
Ia juga menegaskan bahwa proses pendaftaran program SPPG dilakukan sepenuhnya secara daring dan tidak dipungut biaya seperti yang dijanjikan pelaku.
Imbauan waspada penipuan
Sony mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan program serupa dengan iming-iming tertentu.
“Masih banyak oknum yang bergentayangan. Oleh karena itu, jangan mau menjadi korban penipuan,” tegasnya.
Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna memburu para tersangka dan mengungkap jaringan penipuan yang lebih luas.***
Artikel Terkait
Balita 2 tahun di Cianjur meninggal dunia, diduga terkait kasus keracunan massal MBG
Mobil MBG datang sore di SMA Sigi, guru tegas menolak pembagian ke siswa
Ramai sorotan 70 dapur MBG di lapas dan rutan, ICW ungkap isu konflik kepentingan hingga dugaan 1.000 proyek Polri
252 Siswa di Jakarta Timur diduga keracunan MBG, pangsit isi tahu disorot jadi penyebab
Sidak SPPG Sukabumi usai kasus ulat MBG, Wakil BGN temukan dapur amburadul hingga wastafel 'pajangan'
Viral dugaan keracunan MBG di SD Surabaya, SPPG Tembok Dukuh hentikan operasional dan tarik distribusi
Kronologi kecelakaan mobil MBG yang tabrak lapak pedagang tahu krispi di Bekasi, sopir diduga banting setir karena kaget