GENMILENIAL.ID - Kasus dugaan pembakaran tiga santri di Pondok Pesantren Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini memasuki babak baru.
Aparat kepolisian memastikan proses hukum telah naik ke tahap penyidikan dan penetapan tersangka tinggal menunggu hasil gelar perkara.
Kapolda NTB, Irjen Kalingga Rendra Raharja, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penyidikan telah dilakukan sejak kasus ini ditangani pada 13 Desember 2025.
Baca Juga: Dugaan perundungan PPDS Anestesi, Kemenkes hentikan sementara program di RSUP Kandou
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera menggelar perkara untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab.
“Proses hukumnya semua sudah kami lakukan kegiatan penyidikan dan Insya Allah di hari Kamis akan dilakukan gelar perkara,” ujar Kalingga kepada awak media, Selasa, 7 Juli 2026.
Proses penyidikan segera tuntas
Menurut Kalingga, gelar perkara menjadi tahapan krusial dalam menentukan tersangka dalam kasus ini.
Dari hasil gelar tersebut, kepolisian akan memperoleh dasar kuat untuk menetapkan pihak yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan lingkungan pendidikan keagamaan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi para santri.
Tekanan dari masyarakat pun terus menguat agar penanganan kasus dilakukan secara transparan dan tuntas.
Pihak kepolisian juga memastikan bahwa seluruh bukti dan keterangan saksi telah dikumpulkan untuk mempercepat proses hukum.
Dengan demikian, penetapan tersangka diharapkan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Buntut kasus pembakaran mobil polisi, Dedi Mulyadi bakal panggil ormas se-Jabar demi cegah premanisme
Ramai insiden pembakaran mobil polisi di Depok: Dedi Mulyadi klaim itu masalah premanisme, bukan ormas kelembagaan
Pengakuan mantan pengikut kiai di Pati: Doktrin hingga dugaan praktik menyimpang pada santri terungkap
Geger kiai jadi tersangka pencabulan 50 santriwati, Kemenag ungkap nasib 252 santri Ponpes Ndholo Kusumo Pati
900 Santri Tebuireng diedukasi IFG, waspada pinjol ilegal hingga investasi bodong
Viral detik-detik penangkapan oknum kiai di Ponorogo, diduga cabuli belasan santri laki-laki
Viral dugaan pembakaran sampah SPPG di Kudus dekat permukiman, warga keluhkan asap dan bau menyengat