GENMILENIAL.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sagaranten, Margaluyu, Sukabumi, Jawa Barat kembali menjadi sorotan publik usai sebelumnya viral akibat temuan ulat dalam ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sorotan terbaru muncul setelah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut pada Senin 11 Mei 2026.
“Dari dapur atau SPPG inilah lahir ulat di ompreng yang beberapa waktu lalu viral,” kata Nanik dalam unggahan di akun Instagram resminya.
Dari luar, bangunan SPPG tersebut tampak besar dan mencolok. Namun, kondisi di dalam justru berbanding terbalik.
Baca Juga: 6 Bulan deradikalisasi, dua napiter Lapas Subang ikrar setia NKRI
Bangunan 'tambal sulam' dan lantai licin
Dalam sidaknya, Nanik menemukan bahwa bangunan yang digunakan sebagai SPPG merupakan rumah yang hanya direnovasi seadanya.
Ia menyebut, alur dapur tidak sesuai standar teknis yang ditetapkan BGN karena minimnya perbaikan dari pihak mitra.
“Sepertinya tidak mau keluar biaya banyak untuk merehab menjadi dapur sesuai juknis BGN,” ujarnya.
Tak hanya itu, kondisi lantai yang tidak rata dan licin juga menjadi sorotan. Bahkan, Nanik mengaku sempat terpeleset saat berada di dalam ruangan.
Baca Juga: Subang butuh 120 mesin pengolah sampah, Pemprov Jabar siap beri bantuan
“Saya sempat kejangkang karena lantainya licin, kurang dibersihkan dari bekas minyak,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dengan kondisi tersebut, SPPG ini tidak akan lolos jika mengikuti standar awal program MBG yang mensyaratkan bangunan baru dan lantai yang aman.
Peralatan tak layak, wastafel tanpa air
Artikel Terkait
Beredar video siswa SD di Sampang alami gatal kulit usai makan MBG, warga sebut saling menyusul
Puluhan siswa SD di Jeneponto dilarikan ke puskesmas usai santap MBG, diduga ikan tak layak konsumsi
Klarifikasi Kepala BGN soal 19.000 sapi untuk MBG, disebut hanya pengandaian
Balita 2 tahun di Cianjur meninggal dunia, diduga terkait kasus keracunan massal MBG
Mobil MBG datang sore di SMA Sigi, guru tegas menolak pembagian ke siswa
Ramai sorotan 70 dapur MBG di lapas dan rutan, ICW ungkap isu konflik kepentingan hingga dugaan 1.000 proyek Polri
252 Siswa di Jakarta Timur diduga keracunan MBG, pangsit isi tahu disorot jadi penyebab