GENMILENIAL.ID – Kecelakaan yang melibatkan mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan publik.
Insiden tersebut viral di media sosial setelah video kondisi lapak pedagang yang hancur beredar luas.
Dalam unggahan akun Instagram @bekasi.terkini pada Rabu 13 Mei 2026, terlihat sejumlah lapak UMKM porak-poranda usai ditabrak kendaraan tersebut.
Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga menelan korban jiwa.
Baca Juga: Atap kelas MTs Muhammadiyah di Sragen ambruk saat KBM, 7 siswa dan 1 guru jadi korban
Seorang pedagang bernama Sanoeri (41 tahun) dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Korban sempat koma di rumah sakit
Sanoeri diketahui merupakan pedagang tahu krispi dan otak-otak yang sehari-hari mencari nafkah di lokasi kejadian.
Ia mengalami luka berat, terutama di bagian kepala akibat benturan keras.
Kakak korban, Sunendar (51 tahun), mengungkapkan bahwa adiknya tidak sadarkan diri sejak pertama kali dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Terpeleset saat sesi foto, santriwati ponpes Banyumas meninggal dunia di Curug Kanesia Baturraden
“Korban masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara, kondisinya koma. Saya cuma minta doanya saja,” ujarnya.
Meski telah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis, kondisi korban tidak kunjung membaik.
Artikel Terkait
Klarifikasi Kepala BGN soal 19.000 sapi untuk MBG, disebut hanya pengandaian
Balita 2 tahun di Cianjur meninggal dunia, diduga terkait kasus keracunan massal MBG
Mobil MBG datang sore di SMA Sigi, guru tegas menolak pembagian ke siswa
Ramai sorotan 70 dapur MBG di lapas dan rutan, ICW ungkap isu konflik kepentingan hingga dugaan 1.000 proyek Polri
252 Siswa di Jakarta Timur diduga keracunan MBG, pangsit isi tahu disorot jadi penyebab
Sidak SPPG Sukabumi usai kasus ulat MBG, Wakil BGN temukan dapur amburadul hingga wastafel 'pajangan'
Viral dugaan keracunan MBG di SD Surabaya, SPPG Tembok Dukuh hentikan operasional dan tarik distribusi