Viral dugaan relawan RI ditangkap Israel, 3 jurnalis hilang kontak di Laut Mediterania

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 19 Mei 2026 | 18:14 WIB
Menyoroti kasus relawan asal Indonesia yang diduga ditangkap militer Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza, pada Selasa, 19 Mei 2026 (Instagram.com/@lisiproenca)
Menyoroti kasus relawan asal Indonesia yang diduga ditangkap militer Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza, pada Selasa, 19 Mei 2026 (Instagram.com/@lisiproenca)

Baca Juga: Gempar ayah kandung di Klaten cabuli 2 putrinya sejak 2020, polisi: Kakak dan adik menulis kronologi di buku diary

Kronologi di perairan Siprus

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan relawan tersebut berlayar menggunakan armada Global Sumud Flotilla di kawasan perairan Siprus, Mediterania Timur.

Insiden diduga terjadi pada Senin, 18 Mei 2026 waktu setempat, saat kapal berada di jalur menuju Gaza.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti terputusnya komunikasi, namun dugaan sementara mengarah pada adanya pencegatan oleh Angkatan Laut Israel terhadap kapal tersebut.

Desakan diplomasi ke pemerintah

Di tengah ketidakpastian ini, Dewan Pers mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomatik guna memastikan keselamatan para jurnalis dan relawan yang terlibat.

Baca Juga: Viral detik-detik penangkapan oknum kiai di Ponorogo, diduga cabuli belasan santri laki-laki

Dalam pernyataan resminya, Dewan Pers mengecam tindakan militer Israel yang diduga melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia di perairan internasional.

“Dewan Pers mengecam tindakan militer Israel yang melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia bersama awak sipil lainnya,” demikian pernyataan yang disampaikan pada Selasa, 19 Mei 2026.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah maupun otoritas terkait mengenai kondisi terkini ketiga jurnalis tersebut.

Publik kini menanti kejelasan sekaligus langkah konkret pemerintah dalam melindungi warga negaranya di tengah konflik yang terus memanas di kawasan tersebut.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X