Viral detik-detik penangkapan oknum kiai di Ponorogo, diduga cabuli belasan santri laki-laki

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 19 Mei 2026 | 11:36 WIB
Oknum kiai di Ponorogo diduga cabuli belasan santri laki-laki (TikTok/irfanrearo)
Oknum kiai di Ponorogo diduga cabuli belasan santri laki-laki (TikTok/irfanrearo)

GENMILENIAL.ID - Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan oknum kiai di Ponorogo, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah video penangkapannya viral di media sosial.

Oknum kiai yang merupakan pimpinan salah satu pondok pesantren di wilayah Jambon tersebut diduga melakukan tindakan asusila terhadap belasan santri laki-laki.

Peristiwa ini langsung memicu reaksi luas dari masyarakat, terutama setelah rekaman detik-detik penjemputan oleh aparat kepolisian beredar di berbagai platform digital.

Dalam video tersebut, terlihat suasana tegang saat petugas datang ke kediaman terduga pelaku.

Baca Juga: Sungai tercemar sampah, Sekda Subang serukan aksi nyata lewat Run For River

Video penangkapan viral di media sosial

Dalam video yang diunggah akun TikTok @irfanrearo pada Senin, 18 Mei 2026, tampak seorang pria yang diduga oknum kiai keluar dari rumahnya untuk menemui polisi.

Ia terlihat mengenakan kaos berwarna oranye dan peci putih.

“Detik-detik penjemputan kiai di pondok Jambon, Ponorogo karena kasus pencabulan santri,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Tak hanya itu, video tersebut juga memperlihatkan seorang perempuan berjilbab hitam yang tampak terpukul hingga nyaris pingsan saat menyaksikan proses penangkapan berlangsung.

Baca Juga: 900 Santri Tebuireng diedukasi IFG, waspada pinjol ilegal hingga investasi bodong

Momen ini semakin memperkuat perhatian publik terhadap kasus tersebut.

Polisi benarkan adanya laporan

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur di lingkungan pondok pesantren tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X