Insiden pemukulan Waketum PSI Bro Ron di Menteng, terungkap dua versi kronologi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 6 Mei 2026 | 18:25 WIB
Menyoroti kasus pemukulan terhadap Waketum PSI, Ronald Sinaga alias Bro Ron di Kantor MPP kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Instagram.com/@warungjurnalis)
Menyoroti kasus pemukulan terhadap Waketum PSI, Ronald Sinaga alias Bro Ron di Kantor MPP kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Instagram.com/@warungjurnalis)

“Jadi kronologinya itu, saya datang ke sana karena diajak sama teman,” ujarnya.

Baca Juga: Hotman Paris desak polisi tahan oknum kiai cabuli puluhan santriwati di Pati, singgung rasa keadilan korban

Ia menuturkan, setibanya di lokasi, Bro Ron disebut langsung melontarkan ucapan bernada keras hingga melakukan pemukulan lebih dulu.

“Tiba-tiba Bro Ron datang, langsung mengoceh, memaki saya. Dia juga memukul bagian sini (perut), saya ditonjok duluan di bagian perut,” ungkapnya.

Karena merasa tidak terima, ia mengaku melakukan perlawanan hingga terjadi dorong-dorongan yang kemudian berujung pemukulan.

“Karena dipukul, saya tidak terima. Akhirnya saya dorong dia, lalu dipisahkan,” katanya.

Baca Juga: Kuota haji Subang 2026 berkurang, ratusan calon jemaah tertunda meski sudah siap berangkat

Versi Bro Ron: Cekcok singkat berujung pemukulan

Di sisi lain, Bro Ron menyatakan dirinya merupakan korban pemukulan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas keamanan di kantor tersebut.

Ia menjelaskan, insiden bermula saat dirinya mendampingi koleganya dalam audiensi terkait dugaan penggelapan dana PT SKS senilai Rp9 miliar.

Menurutnya, sekitar pukul 18.00 WIB, tiga orang yang mengaku sebagai petugas keamanan meminta rombongan untuk keluar dari gedung, yang kemudian memicu cekcok.

“Terjadilah cekcok di antara 3 oknum ini, karyawan SKS, dan saya juga,” ujarnya.

Baca Juga: Sopir Pajero penabrak pedagang buah di Jaktim ditangkap, polisi soroti sikap tak bertanggung jawab pelaku

Ia menyebut situasi sempat mereda setelah aparat kepolisian yang berada di lokasi melakukan pemisahan. Namun, tidak lama kemudian, ketiga orang tersebut kembali dan memicu keributan lanjutan.

“15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4, seketika mulai lagi cekcok,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X