Mahasiswa UNM tewas jatuh dari jembatan kembar Gowa, ditemukan setelah 18 jam pencarian

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 13 Oktober 2025 | 16:34 WIB
Tangkapan layar proses evakuasi mahasiswa UNM yang terjatuh di Jembatan Kembar, Sulawesi Selatan (TikTok/vycarijodoh)
Tangkapan layar proses evakuasi mahasiswa UNM yang terjatuh di Jembatan Kembar, Sulawesi Selatan (TikTok/vycarijodoh)

GENMILENIAL.ID – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Nur Ichsan (21), mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Kembar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu 11 Oktober 2025.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga mengalami kecelakaan tunggal dan tercebur ke Sungai Jeneberang.

Jatuh dari motor saat perjalanan pulang

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 01.21 WITA. Berdasarkan keterangan rekan korban, Asrul Yusuf, keduanya sempat bersama di kawasan Tallasalapang, Kota Makassar, sebelum Nur Ichsan berpamitan pulang lebih dulu menuju rumahnya di Kabupaten Gowa.

Baca Juga: IFG gelar One Fine Day: Ajak masyarakat sehat, cerdas finansial, dan lindungi diri

Diduga korban kehilangan kendali saat melintasi Jembatan Kembar hingga menabrak pembatas jalan.

Motor korban ditemukan tergeletak di pinggir jembatan, sementara tubuhnya tercebur ke Sungai Jeneberang.

Pencarian selama 18 jam

Setelah menerima laporan warga, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Makassar, TNI-Polri, BPBD Gowa, Pemadam Kebakaran Gowa, dan potensi SAR lainnya langsung diterjunkan ke lokasi.

Komandan Tim Koordinator Basarnas Makassar, Wawan Setiawan, mengatakan proses pencarian berlangsung intensif selama 18 jam.

Baca Juga: Rapat koordinasi Kemenpar tegaskan keselamatan wisatawan bahari prioritas utama di Maluku Utara

“Sudah ditemukan malam tadi. Korban ditemukan pertama kali setelah warga melihat jasadnya di permukaan. Maka kami langsung mengerahkan tim menggunakan perahu karet ke lokasi kejadian,” ujar Wawan, Sabtu 11 Oktober 2025.

Wawan menjelaskan, jenazah pertama kali dievakuasi oleh warga menggunakan rakit bambu sebelum dipindahkan ke perahu karet milik tim SAR.

“Saat ditemukan korban masih menggunakan pakaiannya sesuai laporan. Ditemukan sudah tidak bernyawa. Jenazahnya sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X