Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui bukan pemain baru dalam dunia kriminal.
Baca Juga: Bawa nama Yaqut, Gubernur Riau nonaktif ajukan tahanan rumah, KPK langsung menolak
Ia mengaku sudah beberapa kali ditangkap dan menjalani hukuman penjara atas berbagai kasus, mulai dari penjambretan hingga penggelapan kendaraan.
“Masuk Polsek sudah tiga kali. Tahun 2018 jambret HP, seminggu bisa satu sampai dua kali,” kata pelaku.
Polisi mencatat, sepanjang tahun 2018 saja, pelaku diduga telah mencuri lebih dari 106 unit ponsel.
Aksi kriminalnya berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Pada 2019 dan 2020, ia kembali terlibat kasus penjambretan di sejumlah lokasi di Surabaya.
Baca Juga: DLH Jakarta bantah buang sampah ke kali Pesanggrahan, klarifikasi justru disorot publik
Setelah sempat dihukum penjara selama tiga tahun, pelaku kembali beraksi usai bebas.
Pada 2023, ia terlibat kasus penggelapan sepeda motor, lalu kembali mencuri ponsel pada 2024, hingga akhirnya mencoba melakukan begal pada 2026.
“Tahun 2025 nyuri motor, tahun 2026 begal tapi gagal,” ujarnya.
Polisi dalami jaringan penadah
Selain menangkap pelaku, polisi kini juga mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah yang terlibat dalam aksi pencurian ponsel yang dilakukan sebelumnya.
Langkah ini dilakukan untuk mengungkap lebih jauh rantai kejahatan yang selama ini menopang aksi pelaku.
Kasus ini kembali menjadi perhatian publik karena menunjukkan bagaimana pelaku kriminal yang berulang kali dihukum masih bisa kembali melakukan kejahatan.***
Artikel Terkait
Waspada begal suara di Pilkada 2024, ini kata KPU Subang
Residivis pelaku pembacokan di Ranggawulung dibekuk Polres Subang di sebuah Hotel di Semarang
Polsek Pagaden tangkap residivis empat kali bui dalam kasus tipu gelap motor
Pestisida palsu rugikan petani, produsen, dan ekosistem: Residivis terancam 7 tahun penjara
Komplotan begal sadis 20 TKP dibekuk, Kapolres Subang: Tak ada ruang untuk kejahatan jalanan
Kasat Reskrim Polres Subang beberkan kronologi sadis begal 5 TKP semalam, polisi perketat patroli jalanan
Viral gerombolan pencuri datangi kos mahasiswa di Medan, diduga ancam korban pakai pisau