KPK bongkar dugaan aliran Rp46 miliar dalam kasus outsourcing Pemkab Pekalongan yang jerat Bupati Fadia Arafiq

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 5 Maret 2026 | 15:42 WIB
Menyoroti skandal korupsi pengadaan jasa outsourcing yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (Instagram.com/@pekalonganinfo)
Menyoroti skandal korupsi pengadaan jasa outsourcing yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (Instagram.com/@pekalonganinfo)

"Kemudian dari uang tersebut, yang digunakan untuk pembayaran gaji pegawai outsourcing hanya sebesar Rp22 miliar," ujar Asep.

Ia menambahkan bahwa sisanya diduga dinikmati dan dibagikan kepada keluarga Bupati Pekalongan dengan nilai mencapai sekitar Rp19 miliar atau sekitar 40 persen dari total transaksi.

KPK juga menemukan dugaan bahwa pengelolaan serta distribusi uang tersebut diatur langsung oleh Fadia Arafiq melalui komunikasi dalam grup WhatsApp bernama Belanja RSUD bersama para stafnya.

Baca Juga: Viral bos rokok HS tanggung biaya korban kecelakaan Harley vs Jupiter MX di Kulon Progo, sepakat saling memaafkan

"Setiap pengambilan uang untuk Bupati, staf selalu melaporkan, mendokumentasikan, dan mengirimkannya melalui WA Grup," kata Asep.

Kasus ini masih terus didalami oleh penyidik KPK untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi tersebut.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X