Meski outlook Moody’s negatif, Indonesia tetap mempertahankan rating Baa2. Fondasi ekonomi seperti pertumbuhan sekitar 5 persen, defisit fiskal di bawah 3 persen PDB, serta rasio utang kompetitif, menunjukkan ketahanan ekonomi yang kokoh.
“Outlook negatif harus kita jadikan momentum introspeksi kebijakan. Disiplin, transparansi, dan konsistensi adalah kunci agar pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan dan berkeadilan,” ujar Harris menutup pernyataannya.***
Artikel Terkait
Kemendagri: Putusan MK soal pendidikan gratis akan disesuaikan dengan perencanaan fiskal daerah
Menkeu Purbaya: Aturan fiskal bakal dilonggarkan untuk percepat ekonomi nasional
Koboi fiskal ala Purbaya: Likuiditas, deregulasi, dan ambisi RI tumbuh 8 persen
Menkeu Purbaya tegaskan tak setuju amnesti pajak rutin, dorong reformasi fiskal berkelanjutan
Ekonomi RI tumbuh 5,04 persen di kuartal III 2025, Menkeu Purbaya: Bukti efektivitas kebijakan fiskal pemerintah
Penerimaan pajak neto turun 3,9 persen, DPR sentil Menkeu Purbaya: Ruang fiskal 2026 terancam makin sempit
Tinjau KDKMP di Karawang–Subang, Wakil Panglima TNI dorong penguatan ekonomi desa lewat Koperasi Merah Putih