Selain menyalurkan bantuan, DPRD juga memantau langsung kondisi kesehatan warga serta kelayakan tempat pengungsian.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan memastikan warga terdampak tetap mendapatkan pelayanan dasar, termasuk logistik, layanan kesehatan, dan dapur umum.
Usai dari Pusakajaya dan Pusakanagara, rombongan DPRD melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Pamanukan, sekaligus menyerahkan bantuan ke Posko Terpadu Siaga Bencana dan dapur umum yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Baca Juga: Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring
Victor menegaskan, pihaknya akan mendorong evaluasi menyeluruh terkait sistem drainase dan penanganan banjir di wilayah Pantura Subang, mengingat kejadian serupa kerap terulang setiap musim hujan.
“Ke depan, perlu ada langkah konkret dan berkelanjutan agar banjir tidak terus berulang. Ini menjadi perhatian serius DPRD,” tegasnya.
Pemkab dan DPRD bersinergi tangani dampak banjir
Dalam kegiatan tersebut, DPRD turut didampingi oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Subang H. Enang Supriatna, Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, serta perangkat kecamatan dan desa setempat.
Pemerintah daerah bersama DPRD memastikan penanganan banjir dilakukan secara terpadu, mulai dari penanganan darurat, distribusi bantuan, hingga langkah mitigasi jangka panjang guna meminimalkan risiko bencana serupa di kemudian hari.***
Artikel Terkait
DPRD Subang sahkan Propemperda 2026: 10 Raperda prioritas resmi masuk pembahasan
Reses DPRD Subang dimulai: 49 Anggota kembali ke Dapil, fokus dengarkan aspirasi warga
Anggota DPRD Subang Hj. Evi Nur’afiah serap aspirasi warga Dangdeur: Jalan makam, drainase, UMKM hingga Posyandu jadi sorotan
Anggota DPRD Subang H. Anharudin: Bencana Sumatera cermin kerusakan lingkungan
141 Warga mengungsi di bawah Flyover Pamanukan, banjir Sungai Cigadung kembali rendam Desa Mulyasari
3.500 Rumah terendam banjir di Subang, Bupati Reynaldy desak BBWS segera normalisasi sungai
Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring