GENMILENIAL.ID — Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Komisi 2, H. Anharudin, menyoroti serius bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak 24 November 2025.
Politisi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa tragedi besar tersebut merupakan cermin nyata kerusakan lingkungan akibat pembalakan liar, penebangan hutan, hingga penambangan tanpa izin yang terjadi selama bertahun-tahun.
Kerusakan lingkungan jadi akar masalah
Dihubungi GenMilenial.id pada Senin, 8 Desember 2025, H. Anharudin menyampaikan bahwa kerusakan besar di wilayah Sumatera tak terjadi secara tiba-tiba.
Menurutnya, hilangnya tutupan hutan dan rusaknya gunung membuat air tak lagi terserap secara optimal ketika hujan deras turun.
“Banjir bandang di Sumatera, Aceh dan sebagian wilayah Jawa Barat akibat gundulnya hutan dan gunung,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa kondisi serupa bisa juga mengancam wilayah Jawa Barat dan Kabupaten Subang apabila perusakan lingkungan tidak dicegah sejak dini.
Ia menilai kebiasaan membuang sampah sembarangan juga menjadi pemicu serius yang sering dianggap remeh.
Subang harus waspada, pemerintah jangan tunggu bencana
H. Anharudin meminta pemerintah agar bertindak tegas terhadap pembalakan liar dan pelanggaran yang merusak ekosistem hutan. Ia menyayangkan jika respons baru muncul setelah bencana datang.
“Untuk itu dihimbau kepada pemerintah untuk menindak tegas pembalakan hutan, dan jangan sampai instansi terkait setelah ada musibah baru mencari siapa yang salah,” tegasnya.
Ia menilai bahwa pengawasan lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika kondisi kritis.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Subang H. Anharudin serap aspirasi warga Pabuaran, dari peternakan domba hingga jalan kampung
H. Anharudin ikut Bimtek Nasional Demokrat di Pacitan, dihadiri SBY dan AHY
H. Anharudin apresiasi aksi damai ojol dan mahasiswa Subang, tegaskan siap kawal tuntutan
Anggota DPRD Subang H. Anharudin: Pabrik wajib utamakan tenaga kerja lokal, bukan dari luar daerah
916 Orang meninggal dalam bencana banjir-longsor Sumatera, BNPB sebut 274 orang masih dalam pencarian
Cerita pilu Ferry Irwandi tembus daerah terisolir untuk salurkan bantuan bencana Sumatera
Menteri LH Hanif Faisol tindak tegas dugaan kayu gelondongan perparah banjir Sumatera