DPRD Subang turun ke lokasi banjir Pantura, soroti curah hujan tinggi dan sistem drainase

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 28 Januari 2026 | 19:55 WIB
Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman beserta jajaran tinjau langsung lokasi banjir di Pantura, Rabu 28 Januari 2026 (Dok. Istimewa)
Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman beserta jajaran tinjau langsung lokasi banjir di Pantura, Rabu 28 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang turun langsung meninjau lokasi banjir yang merendam wilayah Pantura, Rabu 28 Januari 2026.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda sedikitnya enam kecamatan, yakni Blanakan, Ciasem, Pamanukan, Pusakanagara, Legon Kulon, serta sejumlah wilayah sekitarnya.

Banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Akibatnya, sekitar 3.500 rumah warga terdampak banjir, serta aktivitas masyarakat dan fasilitas umum terganggu.

Baca Juga: Di tengah evakuasi longsor Cisarua, aksi pawang hujan jadi sorotan saat cuaca mengancam pencarian korban

DPRD Subang turun langsung salurkan bantuan

Peninjauan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, didampingi Wakil Ketua III Udaya Romantir, serta anggota DPRD lainnya yakni H. Teguh Pujianto, Albert Anggara Putra, Hidayat Mansur, dan Aniko Muhana.

Kegiatan diawali dengan peninjauan posko penyaluran bantuan di Aula Kantor Desa Pusakajaya, sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir.

DPRD Subang salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Pantura
DPRD Subang salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Pantura (Dok. Istimewa)

Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik genangan di wilayah Pusakajaya dan Pusakanagara.

Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, mengatakan bahwa kehadiran DPRD di lokasi banjir merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pengawasan langsung terhadap penanganan bencana di lapangan.

Baca Juga: Buah kesabaran pedagang es jadul, usai dituduh pakai spons kini rumah diperbaiki dan anak kembali sekolah

“Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan sistem aliran air yang tidak mampu menampung debit air. Kami ingin memastikan masyarakat tertangani dengan baik dan bantuan tersalurkan tepat sasaran,” ujar Victor.

Soroti dampak banjir dan kesiapan daerah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X