141 Warga mengungsi di bawah Flyover Pamanukan, banjir Sungai Cigadung kembali rendam Desa Mulyasari

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 26 Januari 2026 | 16:01 WIB
BPBD Subang sebut 141 warga dari 40 kepala keluarga (KK) mengungsi ke bawah Flyover Pamanukan pada Senin, 26 Januari 2026
BPBD Subang sebut 141 warga dari 40 kepala keluarga (KK) mengungsi ke bawah Flyover Pamanukan pada Senin, 26 Januari 2026

GENMILENIAL.ID — Banjir kembali menghantam wilayah Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Luapan Sungai Cigadung memaksa 141 warga dari 40 kepala keluarga (KK) mengungsi ke bawah Flyover Pamanukan pada Senin, 26 Januari 2026.

Peristiwa ini bukan pertama kali terjadi. Setiap musim hujan datang, warga Mulyasari selalu berada dalam bayang-bayang banjir akibat kondisi sungai yang kian dangkal dan belum dinormalisasi secara menyeluruh.

Banjir datang sejak tengah malam

Menurut keterangan Sekretaris BPBD Kabupaten Subang, Asep Sudrajat, air mulai meluap sejak dini hari dan terus meningkat hingga pagi.

Baca Juga: Kemenkeu bantah hoaks suntikan dana Rp200 triliun ke Bank Himbara

“Di Flyover Pamanukan Desa Mulyasari ada 40 KK dengan total 141 jiwa, terdiri dari 22 balita dan 119 orang dewasa. Mereka mulai mengungsi sekitar pukul 10.00 WIB untuk mengantisipasi luapan Sungai Cipunagara dan Cigadung,” ujarnya.

Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga 1 meter, menyebabkan aktivitas warga lumpuh total.

Hampir seluruh desa terdampak

Hal senada disampaikan Ahmad, Ketua RT 21 Dusun Jalitri, Desa Mulyasari. Ia menyebut banjir mulai masuk ke rumah warga sejak tengah malam dan semakin parah menjelang pagi.

“Air mulai deras dari jam 12 malam, jam 5 pagi sudah masuk ke rumah warga. Hampir 80 rumah terendam, dan yang terdampak itu hampir seluruh Desa Mulyasari, total ada 34 RT,” ungkapnya.

Baca Juga: Gotong royong buka akses dusun terisolir pascabanjir bandang di Purbalingga

Warga terpaksa mengungsi ke bawah flyover karena menjadi titik tertinggi dan relatif aman dari genangan air.

Bantuan datang, tapi masalah belum selesai

Bantuan darurat mulai berdatangan dari berbagai pihak, termasuk Polsek Pamanukan, Hotel Panorama, serta MBG yang menyalurkan makanan karena aktivitas sekolah diliburkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X