APDESI Subang bongkar modus 'surat cinta' oknum LSM, hampir seluruh kades pernah diintimidasi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 15 Januari 2026 | 23:13 WIB
APDESI mengapresiasi Polres Subang yang telah melakukan OTT terhadap oknum LSM yang melakukan pemerasan terhadap para kepala desa dengan mengirimkan puluhan karangan bunga di depan Mapolres Subang, Kamis 15 Januari 2026.
APDESI mengapresiasi Polres Subang yang telah melakukan OTT terhadap oknum LSM yang melakukan pemerasan terhadap para kepala desa dengan mengirimkan puluhan karangan bunga di depan Mapolres Subang, Kamis 15 Januari 2026.

Menurutnya, modus yang digunakan adalah ancaman akan mempublikasikan dugaan penyimpangan anggaran desa ke media atau melaporkan ke aparat penegak hukum jika permintaan uang tidak dipenuhi.

Baca Juga: Tak sekadar bagi seragam, Bupati Subang dorong pemerataan pendidikan dan siapkan Rp35 miliar perbaikan sekolah

“Padahal desa itu setiap akhir tahun anggaran diaudit oleh Inspektorat Daerah (IRDA). Kalau sudah lolos audit dan clear, tetap saja mereka mengancam,” katanya.

Intimidasi terjadi berulang kali dalam sebulan

Ernawati menyebut, surat-surat intimidasi tersebut tidak hanya dikirim sekali, tetapi bisa terjadi berulang dalam waktu singkat.

“Banyak sekali. Dalam satu bulan bisa empat kali. Kita tidak bisa hitung satu atau dua, yang pasti jumlahnya banyak,” ujarnya.

Kondisi ini, kata dia, membuat iklim kerja pemerintahan desa terganggu dan berdampak pada pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Apresiasi pembangunan jalan Subang Leucir 2027, Demokrat dorong penataan tata ruang dan PKL Kota Subang

APDESI kirim karangan bunga ke Polres Subang

Sebagai bentuk apresiasi atas pengungkapan kasus OTT oknum LSM, APDESI Kabupaten Subang mengirimkan puluhan karangan bunga ke Polres Subang.

“Kami sangat mengapresiasi jajaran kepolisian, terutama Kapolres dan Kasat Reskrim. Baru kali ini kami benar-benar didukung dan disupport untuk mengungkap kasus-kasus seperti ini,” tutur Ernawati.

Ia berharap pengungkapan kasus ini menjadi efek jera dan menghentikan praktik intimidasi terhadap kepala desa di Kabupaten Subang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X